Langkah empat wakil bulu tangkis Indonesia harus terhenti lebih awal di ajang Malaysia Open 2026. Mereka langsung tersingkir pada laga perdana turnamen BWF Super 1000 tersebut yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, sejak Selasa (6/1/2026) hingga Minggu (11/1/2026).
Indonesia sejatinya mengirimkan sembilan wakil untuk berkompetisi di turnamen pembuka musim ini. Namun, empat di antaranya gagal melangkah ke babak selanjutnya setelah takluk dari lawan-lawannya di babak 32 besar. Mureks mencatat bahwa hasil ini menjadi tantangan awal bagi skuad Merah Putih di awal tahun.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Jafar/Felisha Takluk dari Unggulan Tuan Rumah
Pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menjadi wakil Indonesia pertama yang harus angkat koper. Mereka menghadapi lawan berat, yakni unggulan keempat tuan rumah, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, di babak 32 besar.
Dalam pertandingan yang berlangsung selama 39 menit, Jafar/Felisha tidak mampu mengatasi perlawanan ketat dari pasangan Malaysia. Mereka menyerah dua gim langsung dengan skor 12-21 dan 17-21, memastikan langkah mereka terhenti di turnamen bergengsi ini.
Derby Indonesia Menyingkirkan Raymond/Nikolaus
Di sektor ganda putra, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga harus mengakhiri perjuangan mereka. Ironisnya, mereka tersingkir setelah bertemu dengan rekan senegara sekaligus unggulan kedelapan, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di babak 32 besar.
Raymond/Nikolaus belum mampu mengimbangi permainan seniornya dan kalah dua gim langsung. Pertandingan yang berjalan 33 menit itu berakhir dengan skor 18-21 dan 9-21. Hasil ini memastikan Sabar/Reza melaju, sementara Raymond/Nikolaus harus pulang lebih cepat.
Marwan/Aisyah Gagal Pertahankan Keunggulan
Nasib serupa menimpa ganda campuran Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata. Mereka berhadapan dengan pasangan Prancis, Julien Maio/Lea Palermo, dalam laga yang berlangsung cukup ketat di babak 32 besar.
Faza/Aisyah sempat membuka harapan setelah memenangi gim pertama dengan skor telak 21-9. Namun, mereka gagal mempertahankan momentum dan akhirnya takluk dalam pertarungan tiga gim. Pasangan Indonesia menyerah dengan skor 21-9, 16-21, dan 16-21 setelah berjuang selama 54 menit. Kekalahan ini membuat Indonesia tanpa wakil di sektor ganda campuran pada babak kedua.
Alwi Farhan Akui Keunggulan Tunggal Putra Prancis
Wakil Indonesia terakhir yang tersingkir di laga perdana adalah tunggal putra Alwi Farhan. Ia menghadapi tantangan berat dari tunggal putra andalan Prancis, Alex Lanier, yang juga berstatus unggulan ketujuh turnamen.
Alwi harus mengakui keunggulan Lanier setelah bertarung sengit dalam tiga gim. Duel berdurasi 1 jam 2 menit itu berakhir dengan skor 13-21, 21-19, dan 13-21 untuk kemenangan Lanier. Dengan hasil ini, rekor pertemuan antara Alwi Farhan dan Alex Lanier kini menjadi imbang 2-2.
Perjuangan Indonesia Berlanjut
Meskipun empat wakil harus terhenti di babak awal, perjuangan Indonesia di Malaysia Open 2026 masih berlanjut. Wakil-wakil lain di sektor berbeda diharapkan mampu tampil lebih konsisten dan melangkah jauh di turnamen ini. Peluang untuk meraih prestasi terbaik tetap terbuka hingga akhir pekan nanti.
Referensi penulisan: www.idntimes.com






