Olahraga

Arne Slot Ungkap Frustrasi Usai Liverpool Ditahan Imbang Leeds: Soroti Lini Serang dan Penalti

Rentetan empat kemenangan beruntun Liverpool di semua kompetisi akhirnya terhenti. The Reds harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Leeds United dalam laga Liga Premier Inggris di Anfield pada Kamis malam.

Meski mendominasi jalannya pertandingan, skuad asuhan Arne Slot gagal membongkar pertahanan rapat tim tamu. Hasil imbang ini memicu rasa frustrasi dari sang pelatih, yang kemudian membedah penyebab kebuntuan timnya dalam sesi wawancara pasca-laga.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Arne Slot Soroti Lini Serang dan “Momen Spesial”

Slot menilai Liverpool kurang memiliki “momen spesial” untuk menghancurkan blok rendah (low block) yang diterapkan Leeds. “Sebuah gol… itu adalah jawaban paling sederhana,” ujar Slot saat ditanya mengenai apa yang kurang dari penampilan timnya.

Menurutnya, ada beberapa cara untuk membuka pertahanan tim yang bermain sangat disiplin di sekitar kotak penalti. “Melawan tim dengan blok rendah, Anda butuh kecepatan dan momen spesial individu untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain,” jelas pelatih asal Belanda itu.

Slot menekankan bahwa penguasaan bola saja tidak cukup untuk meraih kemenangan. “Saya pikir kami adalah tim dengan penguasaan bola terbanyak tahun ini, tetapi itu tidak berarti banyak jika Anda tidak bisa menciptakan cukup peluang,” tambahnya.

Kritik Pedas Soal Penalti dan Keadilan Wasit

Salah satu momen krusial yang menjadi perdebatan adalah insiden jatuhnya Hugo Ekitike di kotak penalti pada babak pertama. Namun, wasit tidak memberikan hadiah penalti karena Ekitike tetap berusaha berdiri meski dilanggar.

“Tidak (penalti), karena dia tetap berdiri. Jika dia terjatuh, itu mungkin akan menjadi penalti,” terang Slot. Ia mengungkapkan bahwa para pemainnya kini cenderung enggan menjatuhkan diri karena merasa jarang mendapat perlindungan dari wasit musim ini.

“Musim ini sering kali saat kami dilanggar di kotak penalti, kami tidak mendapatkan penalti. Mungkin hasilnya, pemain kami berpikir, ‘Ayo tetap berdiri.’ Sulit bagi VAR untuk campur tangan atau wasit memberikan penalti jika Anda tetap berdiri,” keluh Slot.

Pelatih berusia 45 tahun itu juga menyindir pemain lawan yang ia sebut bertindak “pintar” dengan mudah terjatuh untuk mendapatkan pelanggaran, sementara Liverpool justru sering dirugikan dalam situasi serupa. “Jika wasit selalu meniup peluit setiap kali Anda merasakan sesuatu atau mendapat dorongan kecil lalu Anda menyelam (dive), mungkin memang cerdas jika Anda terus-menerus jatuh,” sindir Slot.

Tegaskan Prinsip dan Fokus Laga Berikutnya

Mureks mencatat bahwa Liverpool baru mendapatkan satu penalti sepanjang musim ini, sebuah statistik yang memperkuat rasa frustrasi Slot. Meski demikian, ia menegaskan tidak akan mengubah prinsip timnya.

“Tidak, kami akan terus melakukan hal yang sama. Saya tidak akan mendorong mereka untuk melakukan itu (mudah jatuh). Kami memenangkan liga musim lalu dengan menjadi tim seperti sekarang ini,” tegas Slot.

Liverpool kini harus segera berbenah dan mengalihkan fokus untuk laga tandang melawan Fulham pada Minggu sore. Pertandingan ini krusial untuk kembali ke jalur kemenangan dalam persaingan gelar juara Liga Premier Inggris.

Mureks