Apple Card secara resmi beralih pengelola dari Goldman Sachs ke JPMorgan Chase, menyusul negosiasi intensif yang berlangsung lebih dari setahun. Transisi operasional penuh layanan kartu kredit ini diperkirakan akan memakan waktu hingga 24 bulan ke depan.
Perpindahan ini menandai berakhirnya kemitraan Apple dengan Goldman Sachs, yang kini tengah berupaya menarik diri dari bisnis perbankan konsumen. Goldman Sachs dilaporkan menjual portofolio utang Apple Card senilai 20 miliar dolar AS (sekitar Rp312 triliun) dengan kerugian signifikan, yakni diskon lebih dari 1 miliar dolar AS (lebih dari Rp15 triliun).
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Jennifer Bailey, Wakil Presiden Apple Pay dan Apple Wallet, menyambut baik kemitraan baru ini. Ia menyatakan bahwa JPMorgan Chase memiliki komitmen yang sama dengan Apple terhadap inovasi. Meskipun terjadi perubahan besar dalam pengelolaan, Apple Card akan tetap beroperasi di jaringan Mastercard.
Mengapa Goldman Sachs Mundur dari Apple Card?
Laporan mengenai keinginan Goldman Sachs untuk mengakhiri kemitraan ini sudah beredar sejak dua tahun lalu. Perusahaan investasi tersebut menghadapi kerugian besar dari lini produk perbankan konsumen, termasuk Apple Card, sehingga memutuskan untuk mengurangi eksposur di sektor tersebut.
Mureks mencatat bahwa penjualan portofolio utang Apple Card senilai 20 miliar dolar AS dengan diskon lebih dari 1 miliar dolar AS merupakan langkah langka dalam perjanjian kartu kredit merek bersama.
Goldman Sachs menghadapi tingkat kredit macet (delinquency rates) yang jauh lebih tinggi dari rata-rata industri. Situasi ini mempersulit mereka untuk menjual portofolio utang tersebut. Sejumlah besar peminjam Apple Card ternyata adalah peminjam subprime, yang membawa risiko tinggi dan menyulitkan Goldman Sachs mencari pembeli yang mau mengambil alih operasional.
JPMorgan Chase sendiri telah menjadi yang terdepan dalam proses negosiasi ini. Minat mereka untuk mengambil alih Apple Card sudah dilaporkan sejak setahun lalu, dan akhirnya berhasil memenangkan kesepakatan tersebut.
Referensi penulisan: gadget.viva.co.id






