Olahraga

Analisis Taktik Arne Slot Hadapi Arsenal Tanpa Mohamed Salah: Akankah Liverpool Tetap Perkasa?

Absennya Mohamed Salah menjadi sorotan utama jelang laga krusial Arsenal kontra Liverpool di Liga Inggris malam ini, Jumat, 09 Januari 2026. Sang ikon The Reds harus menepi dari lapangan hijau karena tugas negara membela Mesir di Piala Afrika (AFCON) 2026 di Maroko. Bagi banyak tim, kehilangan pencetak gol terbanyak adalah sebuah pukulan telak. Namun, bagi Liverpool di era Arne Slot, ini justru menjadi kesempatan untuk menguji fleksibilitas sistem “Total Football Modern” yang diusungnya.

Sejarah mencatat anomali menarik: Liverpool sering kali justru tampil lebih solid secara defensif saat Salah absen. Pertanyaannya, apakah tren ini akan berlanjut saat menghadapi Arsenal yang sedang ‘menggila’ dengan tujuh kemenangan beruntun? Berikut analisis mendalam dari tim redaksi Mureks.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Mitos ‘Salah Dependency’: Data Berkata Lain

Kekhawatiran Kopites (fans Liverpool) tentu beralasan, mengingat kontribusi gol dan asis (G/A) Salah yang masif. Namun, data historis menunjukkan The Reds memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa. Mureks mencatat bahwa statistik menunjukkan persentase kemenangan (Win Rate) Liverpool justru sedikit meningkat dalam laga-laga tanpa Salah dalam tiga musim terakhir.

MetrikDengan Mohamed SalahTanpa Mohamed Salah
Win Rate64.5%72.4%
Gol per Laga2.122.05
Kebobolan per Laga1.050.88
Poin per Laga2.152.30

*Data rata-rata Premier League (2023-2026)

Analisis menunjukkan bahwa tanpa Salah, Liverpool cenderung bermain lebih kolektif. Beban mencetak gol terdistribusi, dan yang terpenting, sisi kanan pertahanan menjadi lebih rapat karena pengganti Salah (biasanya Dominik Szoboszlai atau Harvey Elliott) lebih rajin melakukan track-back membantu bek kanan.

Taktik Arne Slot: Transformasi ke 4-2-3-1 Hibrida

Tanpa kehadiran winger yang menusuk langsung ke kotak penalti seperti Salah, Arne Slot diprediksi akan mengubah bentuk dasar 4-3-3 menjadi 4-2-3-1 asimetris.

  • Peran Dominik Szoboszlai: Alih-alih menjadi winger murni, Szoboszlai akan bermain sebagai Wide Playmaker di sisi kanan. Ia akan sering masuk ke area tengah (half-space) untuk membiarkan bek kanan (Conor Bradley) melakukan overlap.
  • Florian Wirtz sebagai Poros: Pemain timnas Jerman ini akan menjadi kunci transisi. Wirtz akan bergerak bebas di belakang striker (Cody Gakpo/Darwin Nunez), mengalirkan bola ke sisi kiri di mana Liverpool akan memusatkan serangan.
  • Sisi Kiri yang Eksplosif: Dengan absennya Salah di kanan, serangan Liverpool diprediksi akan bertumpu 60% ke sisi kiri lewat kombinasi Milos Kerkez dan Luis Diaz/Cody Gakpo.

Duel Kunci: Bukayo Saka vs Milos Kerkez

Ini adalah pertempuran yang bisa menentukan hasil akhir pertandingan. Bukayo Saka adalah pemain terbaik Arsenal musim ini dengan catatan statistik duel 1-lawan-1 yang mengerikan bagi bek manapun.

  • Bukayo Saka (Arsenal): Raja iso-ball di sisi kanan. Saka memiliki kebiasaan menusuk ke dalam atau melepas cut-back mematikan. Tanpa bantuan defensif Salah yang minim, Liverpool mungkin untung, tetapi bek kiri mereka akan bekerja sendirian.
  • Milos Kerkez (Liverpool): Bek kiri agresif ini punya kecepatan untuk menandingi Saka. Namun, jika Kerkez terlalu asyik menyerang (mengisi pos sayap kiri), ruang di belakangnya adalah “makanan empuk” bagi Saka dan Martin Odegaard.

Prediksi Taktikal: Jika Liverpool bermain terbuka, Saka akan menghukum mereka. Slot kemungkinan akan menginstruksikan Alexis Mac Allister untuk sering melapis sisi kiri pertahanan (double-team Saka), yang berarti lini tengah Liverpool akan kalah jumlah (2 vs 3) melawan trio Arsenal (Declan Rice, Martin Odegaard, Martin Zubimendi).

Kesimpulan: Ujian Mentalitas Juara

Arsenal memiliki segalanya untuk menang: skuad penuh, momentum tujuh kemenangan beruntun, dan bermain di kandang. Liverpool datang dengan status underdog karena absennya Salah. Namun, Mikel Arteta harus berhati-hati. Liverpool versi “Tanpa Salah” adalah binatang yang berbeda—lebih pragmatis, lebih rapat, dan sulit ditembus. Jika Arsenal gagal mencetak gol cepat, frustrasi bisa menjadi musuh terbesar tuan rumah.

Prediksi Skor Akhir: Arsenal 1-1 Liverpool (Saka ’34, Szoboszlai ’78)

Mureks