Olahraga

Amorim Lengser, Siapa Paling Tajam? Ini 4 Pencetak Gol Teratas Manchester United Era Ruben Amorim

Manchester United resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Ruben Amorim pada Selasa, 05 Januari 2026. Keputusan ini diambil setelah Amorim mengarsiteki Setan Merah selama 14 bulan, dengan catatan performa yang kurang memuaskan, hanya meraih rata-rata 1,43 poin per pertandingan.

Sejak ditunjuk menggantikan Erik ten Hag pada November 2024, total 21 pemain telah mencatatkan namanya di papan skor untuk Manchester United. Namun, ada empat nama yang paling menonjol dalam daftar pencetak gol terbanyak di era kepelatihan juru taktik asal Portugal tersebut, termasuk Rasmus Hojlund yang kini tengah dipinjamkan.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

1. Bruno Fernandes: Motor Serangan dan Kapten Paling Tajam

Bruno Fernandes menjadi pemain paling diandalkan dan paling produktif selama Ruben Amorim memimpin Manchester United. Gelandang asal Portugal ini sukses mencetak 20 gol dan menyumbang 19 assist. Selain itu, Fernandes juga dipercaya sebagai kapten tim dan menjadi pemain dengan penampilan terbanyak, bermain dalam 58 pertandingan di berbagai ajang.

Peran krusial Fernandes terlihat jelas dalam laga kontra Real Sociedad di babak 16 besar Liga Europa 2024/2025. Ia tampil penuh selama 90 menit dan berhasil mengemas tiga gol, membawa Setan Merah meraih kemenangan telak 4-1. Sayangnya, Amorim gagal mempersembahkan trofi setelah takluk dari Tottenham Hotspur di final.

2. Amad Diallo: Peningkatan Signifikan di Tengah Cedera

Meski sempat diganggu cedera, penampilan Amad Diallo menunjukkan peningkatan signifikan di bawah asuhan Ruben Amorim. Penyerang asal Pantai Gading ini berhasil mencetak 10 gol dan 11 assist dari 43 pertandingan. Ia menjadi salah satu motor serangan yang diandalkan Amorim.

Sama seperti Bruno Fernandes, Diallo juga mencatatkan hattrick di era Amorim. Momen tersebut terjadi saat Manchester United menghadapi Southampton di Liga Primer Inggris pada 16 Januari 2025, yang berujung pada kemenangan 3-1 bagi pasukan Amorim. Mureks mencatat bahwa kontribusi Diallo menjadi salah satu titik terang di lini serang.

3. Joshua Zirkzee: Minim Kontribusi, Dirumorkan Hengkang

Joshua Zirkzee, yang bergabung dengan Manchester United pada musim panas 2024, belum menunjukkan performa maksimal sebagai seorang striker. Ia hanya mengemas delapan gol dan dua assist dari 46 pertandingan. Kontribusi minim ini memicu rumor kepindahannya dari Old Trafford pada bursa transfer musim dingin 2026.

Meski demikian, Zirkzee memiliki peran dalam perjalanan Setan Merah menuju final Liga Europa 2024/2025. Ia mencetak satu gol saat MU bermain imbang 1-1 dengan Real Sociedad di leg pertama babak 16 besar, serta satu gol lainnya yang berbuah hasil imbang melawan Olympique Lyon di perempat final.

4. Rasmus Hojlund: Dipinjamkan Setelah Kontribusi Minim

Rasmus Hojlund juga masuk dalam daftar ini, meskipun ia tidak lagi menjadi bagian dari skuad Manchester United pada musim 2025/2026 karena dipinjamkan ke Napoli. Selama ditangani Ruben Amorim, Hojlund mengoleksi delapan gol dan tiga assist dari total 40 kesempatan bermain.

Kontribusi yang dianggap minim sebagai striker utama menjadi salah satu alasan manajemen meminjamkannya ke klub Serie A Italia. Di Liga Europa 2024/2025, Hojlund dipercaya sebagai ujung tombak utama, selalu bermain dari fase grup hingga final, dan berhasil menyumbang lima gol serta tiga assist.

Evaluasi Era Amorim Melalui Statistik Gol

Statistik keempat pemain ini secara jelas menggambarkan dinamika Manchester United di bawah kendali Ruben Amorim. Ketergantungan besar pada Bruno Fernandes, peningkatan performa Amad Diallo, serta minimnya kontribusi dari para striker utama menjadi potret inkonsistensi Setan Merah selama 14 bulan terakhir. Kondisi inilah yang pada akhirnya mendorong manajemen MU untuk mengambil keputusan tegas mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Portugal tersebut.

Mureks