Persija Jakarta siap menghadapi tekanan saat melawat ke markas Persib Bandung dalam laga pekan ke-17 Super League. Pelatih Mauricio Souza menegaskan timnya datang dengan misi besar untuk mempertahankan posisi di papan atas.
Duel sarat gengsi bertajuk “Derby Indonesia” ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 11 Januari 2026.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Souza, pelatih berkebangsaan Brasil, memastikan persiapan matang telah disusun demi meraih hasil maksimal. Ia menyadari bahwa celah sekecil apa pun bisa berujung petaka dalam laga berintensitas tinggi ini. “Di minggu ini kami akan mulai mempelajari Persib. Kami sudah tahu kualitas tim Persib dan investasi besar yang mereka lakukan. Ada beberapa pemain tim nasional juga di sana,” ungkap Souza, seperti dipantau Mureks.
Mantan juru taktik Madura United itu menegaskan, Persija tidak akan datang ke Bandung hanya untuk bermain bertahan atau “memarkir bus”. Rizky Ridho dan kawan-kawan dijamin akan tetap mempertahankan identitas permainan agresif mereka.
Bagi Souza, meski menaruh rasa hormat kepada kekuatan Pangeran Biru, Persija tetap memiliki harga diri dan gaya main yang tidak bisa dikompromikan. “Kami ke sana untuk bermain, melakukan skema main kami sendiri. Kami respek kepada lawan, respek kepada Persib, tapi kami punya objektif sendiri dan kami akan mengejar itu,” cetus Souza dengan nada optimistis.
Laga ini bukan sekadar adu gengsi, melainkan pertaruhan posisi di klasemen sementara. Mureks mencatat bahwa Persija Jakarta saat ini menduduki peringkat kedua dengan koleksi 35 poin dari 16 laga, hanya unggul selisih gol dari Persib Bandung yang menguntit ketat di posisi ketiga.
Kemenangan atau setidaknya hasil imbang di GBLA menjadi syarat mutlak bagi Persija untuk memastikan posisi mereka tetap berada di atas sang rival abadi hingga putaran pertama Super League berakhir.
Referensi penulisan: mediaindonesia.com






