Teknologi

Amazon Bangun Supercenter 229.000 Kaki Persegi di Orland Park, Illinois, Setelah Tutup Puluhan Toko

Raksasa e-commerce dikabarkan tengah merencanakan pembangunan sebuah berukuran masif di dekat Chicago, Amerika Serikat. Proyek ambisius ini menandai langkah besar Amazon dalam memperluas jejak toko fisiknya, meskipun sebelumnya telah menutup puluhan gerai di seluruh negeri.

Komisi Perencanaan Orland Park, sebuah wilayah pinggiran Chicago di Illinois, pada Selasa (6/1) lalu, telah menyetujui proposal Amazon dengan suara 6-1. Persetujuan ini membuka jalan bagi pengembangan lahan seluas 35 hektar untuk pusat ritel seluas 229.000 kaki persegi, demikian dilaporkan oleh The Information.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Konsep Supercenter dan Pusat Pemenuhan Pesanan

Supercenter yang diusulkan ini akan mengusung konsep toko fisik yang menjual berbagai kebutuhan, mulai dari bahan makanan, barang dagangan umum, hingga makanan siap saji. Lebih dari itu, fasilitas ini juga akan berfungsi ganda sebagai pusat pemenuhan pesanan (fulfillment center) Amazon, menyerupai department store yang terintegrasi dengan gudang Amazon di bagian belakang. Pelanggan nantinya juga dapat mengambil pesanan Amazon mereka langsung di lokasi ini.

Catatan Mureks menunjukkan, rencana ini bukan kali pertama Amazon mencoba peruntungan di sektor ritel fisik. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini justru gencar menutup toko-toko fisiknya. Pada tahun 2022, Amazon menghentikan operasional 68 toko buku fisik, toko 4-star, dan Pop Up shop miliknya. Setahun kemudian, pada 2023, dua toko pakaian Amazon Style juga turut ditutup.

Ambisi Ritel Fisik di Tengah Fokus Whole Foods

Belakangan ini, Amazon memang lebih memfokuskan upaya toko fisiknya pada Whole Foods Market, jaringan supermarket yang diakuisisi pada tahun 2017. Namun, dengan adanya proposal supercenter baru ini, terlihat jelas bahwa Amazon masih memiliki ambisi besar untuk mengembangkan model toko fisik miliknya sendiri, di luar strategi Whole Foods.

Langkah ini menunjukkan strategi adaptif Amazon dalam menghadapi dinamika pasar ritel, menggabungkan kenyamanan belanja online dengan pengalaman berbelanja langsung di toko fisik yang terintegrasi.

Mureks