Tren

Alexandra Eala Tembus Semifinal ASB Classic Auckland, Petenis Filipina Ini Ungkap Kunci Kemenangan

Petenis muda Filipina, Alexandra Eala, berhasil mempertahankan performa impresifnya di awal musim dengan melaju ke babak semifinal ASB Classic di Auckland, Selandia Baru. Eala menunjukkan dominasi penuh saat menyingkirkan Magda Linette dalam pertandingan yang berlangsung di Manuka Doctor Arena pada Jumat, 9 Januari 2026.

Dalam laga tersebut, Eala tampil hampir tanpa cela, mengamankan kemenangan dua set langsung dengan skor meyakinkan 6-3, 6-2. Petenis berusia 20 tahun ini menguasai jalannya pertandingan sejak awal, membuat petenis Polandia peringkat 52 dunia itu kesulitan mengembangkan permainan.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Pada set pembuka, Eala sempat unggul 5-2 sebelum Linette berhasil mencuri satu gim. Namun, momentum cepat kembali berpihak pada Eala yang kemudian menuntaskan set pertama untuk keunggulan 1-0. Dominasi Eala berlanjut di set kedua, di mana ia langsung memimpin 4-0. Linette sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 4-2, namun Eala kembali merebut kendali, meraih gim ketujuh untuk match point, dan menutup pertandingan dengan performa gemilang.

Usai pertandingan, Eala mengungkapkan rahasia di balik kemenangannya. “Saya telah melakukan yang terbaik. Saya melakukan semua yang saya bisa dan ketika melihat celah, saya akan langsung mengambilnya,” ujar lulusan Rafa Nadal Academy itu.

Eala mengakui bahwa Magda Linette adalah lawan yang sangat berpengalaman dan sempat membuatnya kesulitan. Oleh karena itu, ia merasa sangat senang bisa memenangkan laga ini sekaligus meningkatkan level permainannya. Menurut pantauan Mureks, kemenangan ini menjadi bukti konsistensi Eala di turnamen awal tahun.

Dengan hasil ini, Alexandra Eala berhak melaju ke babak empat besar dan dijadwalkan akan menghadapi petenis Tiongkok, Wang Xinyu, pada Sabtu, 10 Januari 2026. Laga semifinal ini menjadi kesempatan emas bagi Eala untuk melanjutkan tren positifnya dan berpotensi meraih gelar WTA pertamanya musim ini.

Mureks