Olahraga

Aaron Chia: “Ada Beberapa Kesalahan Tidak Disengaja di Game Kedua Malaysia Open 2026”

Pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik, berhasil mengamankan tempat di babak kedua Malaysia Open 2026. Kemenangan ini diraih setelah mereka menundukkan wakil Amerika Serikat, Chen Zhi Yi-Presley Smith, dalam dua gim langsung di Axiata Arena pada Rabu (7/1/2026).

Meski meraih kemenangan, Aaron Chia mengakui adanya sejumlah kesalahan yang tidak disengaja, terutama pada gim kedua. Hal ini sempat menguji konsentrasi mereka di lapangan.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Perjuangan di Gim Kedua

Pemain peringkat dua dunia itu mengalahkan pasangan peringkat 32 dunia dengan skor 21-11, 21-19. Setelah tampil dominan di gim pembuka, Aaron-Wooi Yik sempat unggul 16-14 di gim kedua dan tampaknya akan meraih kemenangan mudah.

Namun, Chen Zhi Yi-Presley Smith memberikan perlawanan sengit di akhir pertandingan, bahkan sempat unggul 19-16. Situasi ini memaksa mantan juara dunia tersebut untuk berjuang keras sebelum akhirnya berhasil merebut gim kedua dan memenangkan pertandingan.

Aaron Chia menjelaskan bahwa kesalahan-kesalahan tersebut sebagian besar disebabkan oleh perbedaan kondisi antara lapangan pertandingan dan lapangan uji coba. Kondisi angin yang berubah-ubah menciptakan ketidakpastian setelah para pemain berganti sisi lapangan.

“Ada beberapa kesalahan yang tidak disengaja di game kedua karena angin terasa berbeda. Awalnya ada sedikit keraguan, tetapi kami berhasil beradaptasi dan bangkit kembali,” kata Aaron.

Kemenangan ini memperpanjang dominasi Aaron-Wooi Yik atas pasangan Amerika tersebut. Pertemuan terakhir mereka terjadi di babak pertama Malaysia Open tahun lalu, di mana tim Malaysia juga menang dalam tiga gim. Kini, Aaron-Wooi Yik unggul dalam rekor pertemuan langsung dengan skor 2-0.

Adaptasi Kunci di Awal Musim

Soh Wooi Yik menambahkan bahwa pertandingan pembuka tahun ini bukan hanya tentang lawan, tetapi lebih pada kemampuan beradaptasi dengan kondisi baru secepat mungkin. Ia menekankan bahwa pertandingan awal musim jarang berjalan tanpa komplikasi.

“Ini adalah awal yang baru dan tahun yang baru, jadi kedua lawan akan menjadi lawan yang sulit. Yang terpenting adalah beradaptasi dengan cepat,” ujarnya.

Wooi Yik juga menyoroti pentingnya evaluasi lebih lanjut. “Hari ini merupakan awal yang positif, tetapi kita masih perlu membahas apa lagi yang dapat kita lakukan di lapangan ini karena kondisinya berbeda.” Mureks mencatat bahwa adaptasi cepat terhadap kondisi lapangan menjadi kunci utama bagi para atlet di turnamen sekelas Super 1000 ini.

Meskipun sempat sedikit goyah, Aaron Chia memastikan tidak ada masalah fisik yang berarti. Ia menegaskan bahwa kedua pemain memulai turnamen dalam kondisi baik.

“Saya rasa semuanya baik-baik saja. Kondisi dan aspek fisik semuanya oke,” tambahnya.

Aaron Chia dan Soh Wooi Yik kini akan menghadapi pemenang pertandingan antara Chen Xu Jun dari Tiongkok dan Liu Yang dari Taiwan, serta Liu Kuang Heng dari Taiwan dan Yang Po Han. Pertandingan ini diperkirakan akan menjadi ujian kemampuan beradaptasi lainnya bagi pasangan Malaysia.

Sebelumnya, sejumlah wakil Malaysia lainnya juga telah melaju ke babak kedua, termasuk Arif Junaidi-Yap Roy King, Goh Soon Huat-Shevon Lai, Pearly Tan-M. Thinaah, dan Leong Jun Hao, menandai hari pembukaan yang mulus bagi tuan rumah di turnamen Super 1000 ini.

Referensi penulisan: www.ligaolahraga.com

Mureks