Xiaomi mengumumkan rencana ambisius untuk mengintegrasikan tiga pilar teknologi inti—chipset, sistem operasi, dan model kecerdasan buatan (AI) skala besar—dalam satu perangkat utuh pada tahun 2026. Langkah ini disebut sebagai “Grand Convergence” oleh CEO Xiaomi, Lei Jun.
Lei Jun menegaskan bahwa strategi ini bukan sekadar pengembangan produk, melainkan deklarasi kemerdekaan teknologi dari ketergantungan pada ekosistem asing. Visi ini diproyeksikan akan mencapai puncaknya pada 2026, dengan perangkat yang sepenuhnya mengandalkan chipset, sistem operasi, dan model AI buatan Xiaomi sendiri.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Pengumuman revolusioner ini disampaikan dalam acara Technology Awards Xiaomi 2025 di Tiongkok, di mana tim XRING O1 menerima penghargaan tertinggi. Tim tersebut berhasil mengembangkan chip mobile flagship 3nm buatan Xiaomi sendiri, sebuah pencapaian monumental dalam industri semikonduktor.
XRING O1: Chip 3nm Buatan Xiaomi yang Mengguncang Industri
Dengan XRING O1, Xiaomi kini bergabung dengan jajaran eksklusif perusahaan global seperti Apple, Samsung, dan Qualcomm yang mampu memproduksi chip mobile kelas atas. Menurut pantauan Mureks, ini menempatkan Xiaomi sebagai perusahaan pertama di daratan Tiongkok dan keempat di dunia yang meluncurkan chip mobile berbasis proses 3nm.
Xiaomi mengklaim XRING O1 sebagai chip flagship mobile pertama yang dirancang sepenuhnya secara internal dengan proses manufaktur 3nm generasi kedua. Spesifikasi teknis yang diungkapkan meliputi:
- Arsitektur CPU deca-core quad-cluster (empat klaster berbeda untuk efisiensi dan performa optimal)
- Proses fabrikasi 3nm generasi kedua (diduga diproduksi oleh TSMC atau SMIC)
- Didesain untuk integrasi mendalam dengan AI dan sistem operasi Xiaomi
Bagi para pengamat, XRING O1 adalah bukti nyata bahwa Xiaomi telah bertransformasi dari sekadar perakit perangkat menjadi arsitek penuh ekosistem teknologinya sendiri. Visi “Grand Convergence” pada 2026 akan menyatukan chipset buatan sendiri (seperti XRING O1), sistem operasi buatan sendiri (kemungkinan evolusi dari HyperOS), dan model AI skala besar buatan sendiri untuk asisten pintar, fotografi, serta otomasi.






