Tren

Xiaomi Hentikan Dukungan Pembaruan Sistem Operasi untuk Sejumlah Model Populer di Awal 2026

Sejumlah model ponsel dari lini Xiaomi dipastikan tidak akan lagi menerima pembaruan sistem operasi (OS) mayor mulai awal tahun 2026. Kebijakan ini menandai berakhirnya siklus dukungan resmi untuk perangkat-perangkat tersebut, meskipun masih berpotensi mendapatkan pembaruan keamanan berskala kecil.

Daftar perangkat yang terdampak meliputi Xiaomi 12, Xiaomi 12 Pro, seluruh seri Redmi Note 12, serta POCO F5. Bagi para pengguna, keputusan ini menjadi sinyal bahwa masa pakai optimal perangkat mereka dalam hal fitur dan sistem operasi terbaru akan segera berakhir.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Mureks mencatat bahwa kebijakan penghentian dukungan pembaruan ini bukanlah hal baru bagi Xiaomi. Perusahaan teknologi asal Tiongkok tersebut secara konsisten menerapkan batas dukungan utama di kisaran tiga hingga empat tahun, bergantung pada segmen dan hierarki perangkat. Setelah periode ini, ponsel tidak lagi mendapatkan update Android mayor, namun masih mungkin menerima pembaruan keamanan.

Redmi Note 12 Series Jadi Fokus Utama

Redmi Note 12 Series, yang sangat populer di Indonesia, menjadi salah satu lini yang paling banyak disorot dalam kebijakan ini. Seri tersebut mencakup Redmi Note 12, Redmi Note 12 Pro, dan Redmi Note 12 Pro 5G. Ketiganya resmi meluncur di pasar Indonesia pada tahun 2023 dan sempat menjadi pilihan favorit di segmen menengah berkat kombinasi harga dan spesifikasi yang kompetitif.

Berdasarkan informasi yang beredar, ponsel-ponsel dalam seri ini diperkirakan hanya akan menerima HyperOS 3 berbasis Android 15 sebagai pembaruan sistem operasi besar terakhir. Setelah itu, tidak akan ada lagi update Android mayor yang membawa perubahan signifikan pada fitur maupun tampilan sistem.

Khusus untuk Redmi Note 12 Pro, dukungan update besar bahkan disebut telah lebih dulu berhenti sejak Maret 2024. Ini berarti sebagian pengguna seri tersebut sudah merasakan keterbatasan dalam memperoleh fitur-fitur terbaru dari Xiaomi.

Xiaomi 12 dan POCO F5 Ikut Terdampak

Selain Redmi Note 12 Series, lini flagship lama Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro juga masuk dalam daftar perangkat yang akan memasuki masa purna update. Kedua ponsel ini sebelumnya dikenal sebagai andalan Xiaomi dengan performa tinggi di masanya, namun usia perangkat yang telah menembus beberapa tahun membuat siklus pembaruan software-nya kian mendekati akhir.

Sementara itu, POCO F5, yang dikenal sebagai smartphone berperforma tinggi dengan harga relatif terjangkau, juga dikabarkan akan mengalami nasib serupa. Meskipun masih sangat mumpuni untuk penggunaan harian, POCO F5 tidak lagi akan menerima pembaruan OS besar setelah memasuki tahun 2026.

Meski memasuki masa purna update, bukan berarti ponsel-ponsel tersebut langsung menjadi tidak layak pakai. Secara fungsional, perangkat seperti Xiaomi 12, Redmi Note 12 Series, maupun POCO F5 masih cukup andal untuk kebutuhan sehari-hari, terutama bagi pengguna kasual.

Xiaomi juga masih berpeluang memberikan minor update, seperti pembaruan keamanan (security patch) atau perbaikan bug penting. Dukungan ini biasanya bertujuan menjaga stabilitas sistem dan keamanan data pengguna, meskipun tanpa penambahan fitur baru yang signifikan.

Namun, pengguna perlu memahami bahwa tanpa pembaruan OS besar, perangkat tidak akan mendapatkan fitur-fitur terbaru yang biasanya hadir bersama versi Android terkini, termasuk pengembangan fitur berbasis AI, peningkatan efisiensi sistem, serta integrasi teknologi baru.

Mureks