West Ham United secara resmi mengumumkan perekrutan striker asal Brasil, Pablo Felipe, dari klub Portugal, Gil Vicente. Pemain berusia 22 tahun ini didatangkan ke London Stadium dengan kontrak berdurasi empat setengah tahun, dalam kesepakatan transfer yang dilaporkan mencapai 25 juta euro atau setara Rp425 miliar.
Kedatangan Felipe menjadi rekrutan perdana bagi pelatih Nuno Espirito Santo sejak ia mengambil alih kursi kepelatihan The Hammers pada September lalu. Langkah cepat di bursa transfer ini diharapkan dapat memperbaiki performa tim yang tengah berjuang di zona degradasi Premier League.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Felipe memiliki rekam jejak impresif di Primeira Liga (Liga Utama Portugal) musim ini, dengan mengoleksi 10 gol hanya dalam 13 penampilan. Ketajaman ini sangat dibutuhkan West Ham yang kesulitan mencetak gol di paruh pertama musim. Menurut Mureks, jika proses administrasi berjalan lancar, Felipe dijadwalkan sudah bisa memperkuat skuad dalam laga tandang Premier League melawan Wolverhampton Wanderers pada Sabtu besok.
Janji Dedikasi Penuh dari Pablo Felipe
Dalam sesi perkenalannya, Pablo Felipe mengungkapkan kegembiraannya bisa bergabung dengan salah satu klub bersejarah di Inggris. Ia berjanji akan memberikan dedikasi penuh untuk membantu klub keluar dari situasi sulit.
“Saya sangat senang. Saya akan memberikan segalanya untuk klub ini, memberikan segalanya di atas lapangan, seluruh upaya saya, seluruh dedikasi saya,” ujar Felipe.
“Para penggemar sangat menyukai pemain yang berjuang demi lambang di dada, dan saya berjanji akan memberikan setiap tetes keringat terakhir di lapangan untuk klub ini. Saya ingin mengirimkan pesan kuat bahwa saya datang untuk membuktikan kemampuan saya,” tambahnya.
Misi Keluar dari Zona Degradasi
Tugas berat sudah menanti Felipe. Saat ini, West Ham masih terpuruk di peringkat ke-18 klasemen sementara Premier League, terpaut empat poin dari zona aman. Tim sangat membutuhkan pundi-pundi gol untuk mendongkrak posisi mereka demi menghindari ancaman degradasi.
Dengan kontrak jangka panjang hingga tahun 2030, manajemen West Ham berharap Pablo Felipe tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi pilar masa depan lini serang mereka dalam upaya mempertahankan diri di kasta tertinggi sepak bola Inggris.





