Tim Nasional Tunisia harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Afrika 2025 lebih awal. Langkah Elang Kartago terhenti pada babak 16 besar setelah disingkirkan Mali melalui drama adu penalti. Meskipun demikian, Tunisia menunjukkan performa menyerang yang cukup impresif sepanjang turnamen.
Mureks mencatat bahwa Tunisia berhasil membukukan total tujuh gol dari empat pertandingan yang mereka lakoni. Menariknya, ketajaman lini serang Tunisia tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja, melainkan disumbangkan oleh enam pemain berbeda.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
1. Ellyes Skhiri
Gelandang bertahan Ellyes Skhiri menjadi pencetak gol pertama Tunisia di Piala Afrika 2025. Skhiri membuka keunggulan Tunisia atas Uganda pada matchday pertama Grup C saat laga baru berjalan 10 menit. Ia sukses menanduk umpan sepak pojok yang dilepaskan Hannibal Mejbri.
Gol tersebut merupakan yang pertama bagi Skhiri di ajang Piala Afrika, sekaligus yang keempat selama tujuh tahun membela tim nasional. Meski demikian, performa pertahanan Tunisia kurang solid, kebobolan lima kali dalam empat laga tanpa mencatat clean sheet.
2. Elias Achouri
Elias Achouri turut berkontribusi besar dalam kemenangan 3-1 Tunisia atas Uganda dengan torehan dua gol. Gol pertamanya tercipta pada menit ke-40, menyambut umpan silang Ali Abdi dengan sepakan first time yang keras. Achouri melengkapi brace-nya pada menit ke-64, memanfaatkan bola muntah dari tembakan Ali Abdi yang sempat ditahan kiper lawan.
Winger berusia 26 tahun ini terus menjadi starter dalam tiga laga Tunisia berikutnya, namun tidak berhasil menambah pundi-pundi golnya.
3. Montassar Talbi
Pada matchday kedua fase grup, Montassar Talbi membobol gawang Nigeria. Sempat tertinggal 0-3, Talbi mencetak gol pada menit ke-74 melalui sundulan akurat dari tendangan bebas Hannibal Mejbri. Tandukan tersebut membuat kiper Nigeria mati langkah dan membangkitkan semangat Tunisia untuk mengejar ketertinggalan.
Ini adalah gol keempat bagi bek tengah tersebut dalam 61 penampilannya bersama timnas.
4. Ali Abdi
Ali Abdi, yang sebelumnya terlibat dalam dua gol Tunisia melawan Uganda, akhirnya mencatatkan namanya di papan skor saat menghadapi Nigeria. Ia sukses mengeksekusi hadiah penalti pada menit ke-87, meskipun golnya hanya mampu memperkecil kekalahan Tunisia menjadi 2-3.
Sayangnya, Abdi gagal mengulang kesuksesan saat menjadi eksekutor kedua dalam adu penalti melawan Mali di babak 16 besar, di mana sepakannya melayang di atas gawang dan berkontribusi pada kekalahan 2-3 Tunisia.
5. Ismael Gharbi
Gelandang muda Ismael Gharbi, yang baru berusia 21 tahun dan melakoni debut timnas pada September 2025, dipercaya menjadi eksekutor penalti pada laga penutup Grup C melawan Tanzania. Gol penaltinya pada menit ke-43 membawa Tunisia unggul 1-0.
Meskipun Tanzania berhasil menyamakan kedudukan, Tunisia tetap melaju sebagai runner-up Grup C. Gharbi juga tampil selama 70 menit di babak 16 besar, namun tanpa tambahan gol.
6. Firas Chaouat
Pencetak gol terakhir Tunisia di Piala Afrika 2025 adalah striker Firas Chaouat. Berstatus pemain pelapis, Chaouat tampil sebagai pengganti dan mencetak gol pada menit ke-88 saat melawan Mali di babak 16 besar, membawa timnya unggul 1-0.
Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan karena Tunisia kebobolan gol penyeimbang di menit-menit akhir dan akhirnya kalah dalam adu penalti, menggagalkan Chaouat menjadi pahlawan kemenangan.
Dengan tujuh gol yang dicetak oleh enam pemain berbeda dalam empat pertandingan, Tunisia sebenarnya menunjukkan potensi menyerang yang menjanjikan. Namun, keberuntungan tampaknya belum berpihak pada Elang Kartago di Piala Afrika edisi kali ini.






