Tarian Nyadike Sawah Lepas Kerinduan Warga Muba di Kota Batam

MUREKS.CO.ID – Tarian Nyadike Sawah dibawakan penari asal Sanggar Sa’ayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memukau ribuan masyarakat di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.

Sanggar seni binaan Ketua TP PKK Muba Hj Asna Aini Apriyadi ini tampil untuk melepas rindu masyarakat, Sabtu, 12 November 2022 malam di Harmoni One Hotel & Convention Centre Batam.

Baca Juga :Marak Tambang Emas Ilegal di Muratara, Air Sungai Keruh, Dimana Pemerintah?

Ribuan warga Muba yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Musi Banyuasin (IKM) di Batam tampak fokus menyaksikan. Tidak hanya penampilan seni tari, ada juga penampikan Senjang.

Terlihat sesekali tamu undangan mengabadikan video dan foto menggunakan telepon seluler.

“Kami rindu dengan Muba, buat kami disini nostalgia ketika dibesarkan di Kabupaten Muba. Apalagi, malam ini berkesempatan langsung bertemu dengan bapak Bupati H. Apriyadi Mahmud yang merupakan putra terbaik asli warga Muba,” ungkap Ketua IKM Batam, Haryadi, Sabtu, 12 November 2022.

Baca Juga :Tersesat di Hutan Keramat 24 Jam, Kakek Hattani Bertemu Wanita Cantik, Tapi Setelahnya

Ia mengaku, IKM Muba selalu memonitor kemajuan Kabupaten Muba dan tetap andil memberikan sumbangsih ide pemikiran demi kemajuan Muba.

“Warga Muba di Batam ini ada sekitar 3 ribuan jiwa, ketika kami dapat kabar pak Apriyadi menjabat Pj Bupati Muba kami sangat senang mendengarnya, kami tau persis track record beliau yang sangat diyakini merupakan birokrat berpengalaman,” ucapnya.

Haryadi menambahkan, Pj Bupati Apriyadi merupakan birokrat yang menjabat dari karier paling bawah.

Yakni Kepala Desa Pematang Palas, Kabag Kesra Muba, Kepala Bappeda Muba, Kepala Dikbud Muba, Sekda Muba, Kadinsos Pemprov Sumsel, hingga juga sempat menjabat Pj Bupati PALI.

Baca Juga : Kakak dan Adik Ipar Kompak, Selalu Duet Mencuri Sepeda Motor

“Kalau melihat jejak karir beliau memang sudah sangat mengabdi untuk Kabupaten Muba, semoga pak Bupati Apriyadi terus memberikan dampak positif kemajuan pembangunan di Bumi Serasan Sekate,” ucap Haryadi.

Lanjutnya, jumlah warga Muba di Batam sedikit menurun. Pasalnya pada saat puncak pandemi COVID-19 dua tahun belakangan banyak warga Muba yang merantau di Batam terpaksa pulang kampung ke Muba.

“Tetapi Alhamdulillah kami disini tetap kompak dan sangat menjaga erat tali silaturahmi sesama warga Muba di perantauan Batam,” tuturnya.

Baca Juga :192 Nasabah Tertipu Arisan Online, Begini Mudusnya

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Batam, Drs Heriman HK yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengaku kagum dengan silaturahmi warga Kabupaten Muba yang berada di Batam.

“Ini Ikatan Keluarga yang sangat erat, kami apresiasi cara warga Muba di perantauan menjaga silaturahmi,” ucapnya.

Pj Bupati Muba, H. Apriyadi Mahmud mengatakan warga Muba di Batam harus terus andil memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan di Muba.

“Selain tetap menjaga silaturahmi di perantauan, kami juga meminta agar selalu memberikan masukan dan ide untuk Kemajuan Kabupaten Muba,” kata Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya itu.

Baca Juga :Pejabat Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi Diduga Terkait Suap Fee Proyek

Apriyadi menyebutkan, saat ini Kabupaten Muba terus berbenah terutama persoalan infrastruktur dan memaksimalkan upaya pengentasan kemiskinan.

“Program program upaya untuk mengatasinya telah berjalan, saat ini Pemkab Muba terus mengebut perbaikan infrastruktur jalan hingga ke pelosok, kami meminta agar warga Muba di Batam terus mendukung upaya-upaya ini,” tegasnya. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *