PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi menghentikan penjualan Suzuki Baleno di pasar Indonesia sejak September 2025. Kendati demikian, konsumen tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan suku cadang. Christiana Yuwantie, Assistant to After Sales Department Head of Spare Parts PT SIS, memastikan pasokan komponen akan tetap tersedia.
“Ketersediaan spare parts untuk Baleno masih terjamin bagi pelanggan Suzuki di Indonesia. Sehingga pelanggan tidak perlu khawatir untuk terus menggunakan dan merawat Baleno kesayangannya,” ujar Christiana kepada tim redaksi Mureks belum lama ini.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Ia menjelaskan bahwa kebijakan penyediaan suku cadang ini berlaku untuk semua model Suzuki yang tidak lagi dipasarkan. “Sesuai ketentuan Suzuki, penyediaan spare parts masih dilakukan hingga 10 tahun setelah model tertentu tidak dipasarkan lagi di market tertentu,” tambahnya, menjamin dukungan purnajual bagi para pemilik Baleno.
Perjalanan Panjang Suzuki Baleno di Tanah Air
Suzuki Baleno memiliki sejarah panjang di industri otomotif Indonesia, bersaing ketat dengan model hatchback populer seperti Toyota Yaris dan Honda City. Generasi pertamanya hadir pada tahun 1995, mengusung mesin fuel injection 1.600cc 4-silinder yang dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan.
Pada tahun 2000, Baleno mendapatkan penyegaran signifikan melalui model facelift yang dikenal sebagai ‘Baleno Millenium’. Tampilannya menjadi lebih membulat dengan kesan fasia yang modern.
Generasi kedua, yang populer dengan nama ‘Baleno Next-G’, hadir antara tahun 2003 hingga 2007. Model ini berbagi platform dengan Suzuki Aerio dan dipasarkan secara bersamaan. Selanjutnya, generasi ketiga yang akrab disapa ‘Neo Baleno’ tampil dengan desain lebih mengkurva, kali ini berbagi platform dengan Suzuki SX4 X-Over.
Setelah tiga generasi, perjalanan Baleno sempat terhenti pada tahun 2010. Namun, nama Baleno kembali muncul pada tahun 2017 dengan generasi keempat yang mengalami perubahan drastis. Model ini mengusung konsep city car hatchback yang lebih modern.
Pada tahun 2022, Baleno kembali mendapatkan major facelift yang mengubah total sektor eksterior dan interior, menghadirkan penampilan yang lebih mewah dan premium. Siapa sangka, model ini menjadi ‘nyawa terakhir’ Baleno di industri otomotif Tanah Air.
Digantikan SUV Kompak Suzuki Fronx
Mureks mencatat bahwa keputusan untuk menyuntik mati Baleno didorong oleh peningkatan permintaan konsumen terhadap segmen compact SUV. Untuk menjawab tren pasar ini, Suzuki telah meluncurkan Suzuki Fronx pada Mei 2025 lalu.
Suzuki Fronx hadir sebagai SUV kompak yang menawarkan efisiensi bahan bakar maksimal berkat teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Model ini juga menjadi SUV hybrid pertama di kelasnya, menandai era baru bagi Suzuki di segmen kendaraan ramah lingkungan.






