Hiburan

Sutradara The Marvels Nia DaCosta Akui Penggemar Berat Final Fantasy, Terinspirasi Pertarungan Tifa

Sutradara film 28 Years Later: The Bone Temple dan The Marvels, Nia DaCosta, baru-baru ini mengungkapkan kecintaannya yang mendalam pada seri gim Final Fantasy. Ia bahkan mengakui bahwa adegan pertarungan karakter Tifa dalam film animasi Final Fantasy 7: Advent Children menjadi inspirasi signifikan dalam karyanya di film The Marvels.

Dalam sesi Ask Me Anything (AMA) di Reddit, DaCosta mengaku sebagai “big Final Fantasy girlie”. Ia menyebut Final Fantasy 7, Final Fantasy 10, dan Final Fantasy 10-2 sebagai favorit pribadinya. DaCosta juga bercanda tentang pilihannya untuk Final Fantasy 10-2, dengan mengatakan, “I never said I was a role model.”

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Inspirasi dari Pertarungan Epik Tifa

DaCosta secara khusus menyoroti film animasi Final Fantasy 7: Advent Children, yang berfungsi sebagai sekuel dari gim klasik tahun 1997. Film ini secara mengejutkan menginspirasi karyanya pada film MCU, The Marvels.

“Advent Children was a huge movie for me and that fight in the church between Tifa and Loz is so fucking epic,” tulis DaCosta. Ia melanjutkan, “I also loved at the end everyone throwing Cloud into the sky (fuck physics). During early development of The Marvels there was a fight scene in the core of a planet where the gravity keeps shifting and I thought the way the church fight and that sequence at the end dealt with weightlessness was a great.”

Film terbaru DaCosta, 28 Years Later: The Bone Temple, dijadwalkan tayang pada 14 Januari di bioskop Inggris dan 16 Januari di bioskop Amerika Serikat.

Masa Depan Adaptasi Final Fantasy

Mengenai potensi adaptasi Final Fantasy ke layar lebar, produser seri Yoshinori Kitase tahun lalu menyatakan bahwa perusahaan belum memiliki rencana apa pun saat ini. Namun, ia “akan sangat senang” jika ada petualangan Final Fantasy di layar lebar lagi. Mureks mencatat bahwa antusiasme dari tokoh perfilman seperti DaCosta bisa menjadi sinyal positif bagi potensi adaptasi di masa depan.

Mureks