Hiburan

Sutradara Cyberpunk 2: Perpanjangan Babak Awal Cyberpunk 2077 Rusak Pacing, Ibarat ‘Luke Petani di Tatooine’

Rabu, 07 Januari 2026 – Igor Sarzyński, sutradara kreatif untuk sekuel Cyberpunk 2 dan direktur sinematik Cyberpunk 2077, menepis gagasan untuk memperpanjang Babak 1 dalam game Cyberpunk 2077. Menurut Sarzyński, langkah tersebut justru akan merusak alur narasi, meskipun banyak pemain ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan karakter Jackie.

Melalui utas di Bluesky, Sarzyński secara tegas menyatakan bahwa memperpanjang Babak 1 sebelum misi perampokan tidak akan membuat game menjadi lebih baik. “Ini seperti mengatakan kita harus menghabiskan lebih banyak waktu di Tatooine dengan petani Luke sebelum dia terlibat dengan semua hal Jedi ini,” ujarnya, menganalogikan dengan film Star Wars.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Analogi tersebut menggarisbawahi pentingnya menjaga ritme cerita. Sarzyński menjelaskan bahwa Tatooine dalam Star Wars: A New Hope memiliki tujuan naratif spesifik, dan terlalu lama di sana akan mengganggu keseimbangan film. Mureks mencatat bahwa pandangan ini relevan dengan desain game Cyberpunk 2077 sebagai dunia terbuka.

Sarzyński melanjutkan, “Ini adalah game dunia terbuka, beberapa berhasil menghabiskan 20 jam di Watson. Pilih kecepatan Anda sendiri.” Pernyataan ini menyoroti kebebasan pemain untuk menjelajahi Night City sesuai keinginan mereka, yang juga menjadi sumber kedekatan dengan karakter Jackie.

Poin berikutnya adalah mengenai motivasi karakter utama yang sengaja dibuat “cukup samar” di awal game. Sarzyński berpendapat bahwa terlalu lama dalam kondisi tersebut akan menghasilkan “pengalaman yang bertele-tele dan tidak fokus.”

Ia juga mengakui adanya perbedaan pendapat di kalangan pemain mengenai apakah waktu yang dihabiskan bersama Jackie sudah cukup signifikan. “Bagi sebagian orang, ya, bagi sebagian lainnya, tidak,” katanya. “Secara keseluruhan, saya pikir kami mencapai keseimbangan yang baik.” Pernyataan ini menunjukkan pertimbangan matang di balik keputusan desain game.

Mureks