Serial terbaru Netflix, His & Hers, yang baru saja tayang pada Jumat, 09 Januari 2026, langsung memicu perdebatan sengit di kalangan kritikus. Adaptasi enam bagian dari novel kriminal Alison Feeney ini dibintangi oleh aktor Marvel, Tessa Thompson dan Jon Bernthal, yang berperan sebagai jurnalis investigasi dan detektif polisi yang terlibat dalam kasus pembunuhan misterius.
Kisah His & Hers berpusat pada dua karakter utama yang tidak hanya menyelidiki kasus yang sama, tetapi juga memiliki sejarah romantis. Dinamika ini menambah ketegangan dalam alur cerita yang sudah kompleks. Sejak dirilis, serial ini disebut-sebut sebagai tontonan yang akan banyak dibicarakan di awal tahun.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Ulasan Kritikus: Antara ‘Bonkers’ dan ‘Terlalu Suram’
Reaksi awal terhadap His & Hers memang beragam. Beberapa kritikus memberikan ulasan positif. Michael Peyton dari IGN, misalnya, memberikan rating 9 dari 10, menulis bahwa serial ini “dimulai sebagai misteri pembunuhan biasa” namun “akhirnya berkembang menjadi pemeriksaan tentang kesedihan, pernikahan, dan peran orang tua… dan membuat Anda terpaku dari awal hingga akhir.”
Aramide Tinubu dari Variety bahkan menyebutnya “deliciously bonkers” dan “salah satu acara paling gila yang pernah terlihat di televisi.” Sementara itu, Lucy Mangan dari The Guardian, dalam ulasannya yang memberi nilai 3,5 dari 5, menggambarkan His & Hers sebagai “upaya yang bisa ditonton maraton” dan “televisi yang nyaman” yang dibutuhkan di awal tahun.
Namun, Mangan juga memiliki beberapa keberatan, menyatakan bahwa “absurditasnya berlipat ganda” dan “naskahnya… lumayan.” Sentimen serupa diungkapkan oleh media lain. Reuben Baron dari Looper menulis bahwa serial ini memiliki “shock value but lacked smarts,” dan Daniel Fienberg dari The Hollywood Reporter berpendapat bahwa Bernthal dan Thompson “generate minimal heat in Netflix’s disappointing thriller.” Judy Berman dari Time Magazine bahkan menyebutnya “too grim to be fun, too silly to take seriously.”
Akhir Cerita yang Mengejutkan Jadi Konsensus Utama
Meskipun ada perbedaan pendapat mengenai eksekusi cerita, satu hal yang disepakati oleh semua kritikus adalah akhir cerita His & Hers yang mengejutkan. Mureks mencatat bahwa twist tak terduga di episode keenam ini berhasil membuat penonton terkejut dan menjadi poin utama yang dibicarakan.
Para kritikus mengaku terkejut dengan perkembangan plot yang sangat tidak terduga. Aramide Tinubu menulis, “I literally sat in shock, screaming ‘WHAT?!!’ continually.” Reuben Baron menambahkan, “you will NOT predict how it ends.” Bahkan Michael Peyton mengakui bahwa serial ini “achieves the rare feat of making you think long after the credits roll.”
Dengan ulasan yang terbagi namun konsensus kuat pada akhir ceritanya yang luar biasa, His & Hers tampaknya layak ditonton setidaknya untuk pengalaman finale yang tak terlupakan. Serial ini sudah tersedia secara lengkap di Netflix.






