Sedang Dibangun, Jembatan Ulu Musi Ambruk

Laporan: Agus Subhan Bakin
EMPATLAWANG-Jembatan Ponton penghubung antara Kecamatan Ulu Musi Menuju Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) yang masih dalam proses pengerjaan ambruk akibat tiang penyangga tidak kuat menahan debit air sungai musi.

Berdasarkan informasi, akibat kuatnya hantaman arus air musi, Jembatan Ponton yang belum selesai dibangun kembali ambrol. Kejadian diperkirakan, sekira pukul 04:00 WIB dini hari. Selasa (23/03).

Jembatan ponton membentang di atas sungai musi, yang berlokasi didesa Padang Tepung, Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang. Jembatan tersebut merupakan salah satu akses yang menghubungkan warga kecamatan Ulu Musi dan warga Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker).

Salah seorang masyarakat Ulu Musi, Yaumin, menyebutkan kejadian tersebut terjadi akibat naiknya debit sungai musi. Sehingga langsung menghantam rangka pembangun jembatan ponton yang baru sebagian terpasang. Sampai saat ini kondisi rangka jembatan masih terendam dialiran sungai Musi.

“Kejadian itu diperkirakan dini hari, sebab hal itu terjadi dikarenakan debit air sungai musi yang meningkat sehingga mengahantam rangka jembatan yang baru akan dipasang oleh pihak kontraktor,” jelas Yaumin.

kalau memang di beberapa wilayah Empat Lawang beberapa hari terakhir sering hujan deras yang mengakibatkan air musi membesar dan membawa material – material sampah dan bantu yang terbawa arus sehingga menghantam tuang penyangga jembatan.

“Iya benar,Tiang penyangga pembangunan jembatan ambrol jam 03.40 Wib, selasa 23 Maret 2021 akibat banyaknyo material sampah kayu dan bambu yang nyangkut dengan kondisi air pada saat kejadian naik sampai 2.5 meter dari kondisi sungai normal,”kata Zaili, Camat Ulu Musi saat di konfirmasi, selasa (23/03)

Dikatakannya, setelah mengetahui kejadian itu pihaknya langsung ke lokasi guna mengecek dan memastikan kejadian yang sebenarnya.

“Suasana sudah kondusif  pasca jembatan ambrol dan tidak korban jiwa pada saat kejadian,”jelasnya

Masih dikatakan Zaili, jembatan yang sudah di bangun sejak setahun lalu itu sudah hampir 73 persen selesai pengerjaannya dan di targetkan pada lebaran tahun ini akan bisa di fungsikan.

“Kami berharap kepada kontraktor bisa mengambil tindakan yang cepat dalam penanganan jembatan akibat adanya bencana alam ini, sebab sesuai dengan kesepakatan atau komitmen di awal yaitu menjelang idul fitri tahun 2021 sudah bisa berfungsi dan di lewati oleh masyarakat dari kedua kecamatan yaitu Paiker dan Ulu Musi,”ungkapnya

Senada Camat Paiker Noperman Subhi menjelaskan kalau pihaknya melalui Koordinator BPBD Zona Paiker sudah mengecek kondisi kejadian Jembatan Amruk dan mengakibatkan aliran listrik di wilayahnya itu mati.

“Jembatan ambruk subuh tadi akibat luapan sungai musi dan listrik padam ,”kata Noperman.

Sekedar informasi, jembatan Ponton yang menghubungkan Dua Kecamatan tersebut sebelumnya ambruk akibat dihantam besarnya arus sungai musi. Sekira satu tahun lalu tepatnya (04/07/2020).*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.