Rabu, 07 Januari 2026, menjadi hari-hari terakhir bagi para penggemar Anthem untuk merasakan sensasi penerbangan di dunia Bastion. Kurang dari seminggu sebelum server game Action RPG besutan BioWare ini resmi ditutup pada 12 Januari, komunitas pemain mulai berkumpul untuk mengucapkan selamat tinggal pada apa yang mereka sebut sebagai “satu penerbangan terakhir”.
Dirilis oleh BioWare pada tahun 2019, Anthem mencoba memadukan narasi RPG khas studio tersebut dengan gaya pertarungan berbasis loot ala Destiny. Namun, menurut Mureks, kedua elemen ini justru saling melemahkan, menyebabkan game ini menerima skor Metacritic terendah dalam sejarah BioWare. Versi PlayStation 4-nya hanya meraih skor 54, diikuti oleh versi PC dan Xbox One.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Meskipun demikian, Anthem memiliki basis penggemar kecil yang terpikat pada janji sistem pertarungan dan penerbangannya yang dinamis. Kini, para penggemar tersebut tengah mempersiapkan ritual perpisahan mereka.
Karena Anthem memerlukan koneksi internet konstan untuk dimainkan, penutupan server berarti game ini tidak akan lagi dapat diakses, bahkan dalam mode pemain tunggal. Dengan tanggal penutupan yang semakin dekat, forum Reddit Anthem dipenuhi dengan pesan perpisahan dari para pemain.
“Satu Penerbangan Terakhir di Sekitar Bastion”
Sebuah unggahan populer dari pengguna RobRagiel berjudul “One last flight around Bastion” menjadi salah satu sorotan. RobRagiel menambahkan, “Saya menikmatinya sampai akhir dan saya punya banyak kenangan indah. Merupakan suatu kehormatan, Freelancers.” Unggahan tersebut disertai klip singkat yang menampilkan jalur penerbangan, menunjukkan salah satu poin paling cemerlang dari game ini.
Meskipun tidak ada cara resmi untuk membeli Anthem di platform mana pun saat ini, salinan bekas untuk konsol masih banyak ditemukan, dan kunci PC tersedia di situs penjualan kembali pasar abu-abu. “Saya seharusnya membeli kopi tapi kenapa tidak,” ujar EngineerFrosty6633 dalam unggahan yang menunjukkan pembelian Anthem seharga sekitar lima dolar. Ini menjadi tamparan kecil bagi mereka yang mengingat harga pre-order game ini pada tahun 2019.
Unggahan lain menanyakan apakah pemain lain “masih kesal” dengan penutupan Anthem. “Ini adalah game yang pantas mendapatkan perlakuan [No Man’s Sky],” keluh Ok_Type3663 dalam sebuah komentar, merujuk pada game yang berhasil bangkit dari peluncuran yang buruk. Ada pula yang menyarankan agar penggemar “memohon kepada EA” untuk mengembangkan patch offline agar sebagian dari game ini dapat terus hidup, meskipun harapan akan hal tersebut tampaknya kecil.
Warisan dan Pelajaran dari Kegagalan Anthem
Terlepas dari kekurangannya, Anthem tetap menjadi artefak penting dalam industri game modern. Game ini adalah salah satu contoh paling menonjol tentang apa yang terjadi ketika sebuah studio yang dicintai mencoba memaksakan diri ke dalam kotak layanan langsung (live-service).
Mureks mencatat bahwa Anthem menandai titik balik bagi reputasi BioWare. Kisah-kisah berulang tentang “neraka pengembangan” yang dialami Anthem akan kehilangan banyak konteks ketika ingatan tentang bagaimana game itu sebenarnya mulai memudar.
Game ini juga menjadi contoh utama dari upaya hak-hak konsumen seperti “Stop Killing Games” yang berusaha mencegah hal serupa. Anthem terjual sekitar 5 juta kopi, dan setiap pemain yang membeli game tersebut—baik mereka menikmatinya atau tidak—akan segera dicabut aksesnya.
Meskipun penerbit seperti EA tidak diharapkan untuk mendukung game multiplayer selamanya, ada kesedihan melihat game seperti Anthem—yang membutuhkan waktu bertahun-tahun dan banyak upaya dari para pengembang untuk dihidupkan—menghilang seperti monumen pasir, hancur ketika gelombang pasang yang tak terhindarkan menghapus fondasinya.






