Aktor kawakan Rio Dewanto kembali menyapa penggemar layar kaca setelah absen selama 13 tahun. Ia kini membintangi sinetron terbaru SCTV berjudul Jejak Duka Diandra, yang mulai tayang sejak 6 Januari 2026 lalu. Kembalinya Rio ke dunia sinetron ini tak hanya menandai babak baru dalam kariernya, tetapi juga membawa serta nostalgia mendalam bagi sang aktor.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Hot Shot yang dibagikan kanal YouTube SCTV pada Senin, 5 Januari 2026, Rio Dewanto mengungkapkan alasannya memilih proyek ini sebagai ajang comeback. “Setelah 13 tahun terakhir kali di SCTV juga sinetron dulu Love in Paris di 2013, dan akhirnya sekarang kembali lagi di sinetron Jejak Duka Diandra,” ujar Rio.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Ia menambahkan, keputusannya ini didasari oleh reputasi rumah produksi dan stasiun televisi yang membesarkan namanya. “Ya karena ini produksi dari Sinemart Productions yang notabenenya sudah mencetak sinetron-sinetron yang berhasil di Indonesia dan di tambah tayangnya di SCTV lagi,” jelas pria kelahiran 28 Agustus 1987 ini. “Dan saya dulu bisa dibilang besar di SCTV dan FTV, kemudian sinetron jadi kayaknya memang sudah waktu nya untuk kembali lagi.”
“Jejak Duka Diandra”: Kisah Balas Dendam dan Reuni
Sinetron Jejak Duka Diandra disutradarai oleh Epoy S. Pradipta dan tayang setiap hari pukul 21.30 WIB. Dalam ringkasan Mureks, sinetron ini mengeksplorasi tema-tema kompleks seperti eksploitasi keluarga, balas dendam emosional, dan penebusan cinta melalui pernikahan pura-pura. Rio Dewanto berperan sebagai Dimitri, beradu akting dengan Michelle Ziudith yang memerankan karakter Diandra.
Proyek ini juga menjadi reuni menarik bagi Rio Dewanto dan Michelle Ziudith. Keduanya pernah memukau pemirsa SCTV dalam sinetron Love in Paris pada tahun 2012 silam, yang berlatar di Kota Cinta tersebut. Pertemuan kembali mereka di layar kaca diharapkan dapat menghadirkan kembali chemistry yang telah matang, dengan karakter-karakter yang kini memiliki lapisan konflik psikologis lebih kuat, meliputi cinta, pengkhianatan, hingga balas dendam.
Sebelumnya, nama Rio Dewanto kian meroket setelah membintangi sejumlah sinetron seperti Pulang Malu Ngga Pulang Rindu, serta berbagai film layar lebar. Beberapa di antaranya adalah Kamu Tidak Sendiri, Legenda Kelam Malin Kundang, dan film horor populer Sewu Dino. Kembalinya Rio ke sinetron diharapkan dapat mengobati kerinduan para penggemar setianya.






