Teknologi

Realme Resmi Kembali Jadi Sub-brand Oppo, Perkuat Kolaborasi Internal Ekosistem BBK Electronics

Jakarta, Mureks – Realme, merek ponsel yang sempat beroperasi secara independen sejak tahun 2018, dikabarkan akan kembali menjadi sub-brand di bawah manajemen Oppo. Perubahan signifikan ini merupakan bagian dari restrukturisasi internal yang lebih luas di dalam ekosistem mantan konglomerat BBK Electronics.

Kabar mengenai kembalinya Realme ke pangkuan Oppo ini pertama kali dilaporkan oleh media China, Leifeng.com, berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber internal Oppo. Restrukturisasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan efisiensi di antara merek-merek yang sebelumnya berada di bawah payung BBK Electronics.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Struktur Manajemen Baru dan Peran Sky Li

Dalam skema manajemen yang baru, pendiri sekaligus CEO Realme, Sky Li, dipastikan akan tetap mempertahankan jabatannya. Ia akan memimpin Realme sebagai sub-brand yang beroperasi di bawah naungan manajemen Oppo. Oppo sendiri akan berperan sebagai merek utama, sementara Realme dan OnePlus akan berfungsi sebagai sub-brand pelengkap dengan strategi pemasaran masing-masing.

Langkah restrukturisasi ini, menurut Mureks, dilakukan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kolaborasi internal antara Oppo, Realme, dan OnePlus. Selain itu, diharapkan dapat mengoptimalkan manajemen sumber daya serta mempercepat strategi ekspansi global ketiga merek tersebut. Petinggi Oppo meyakini bahwa struktur ini akan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan menghindari investasi ganda yang tidak perlu.

Dampak pada Peluncuran Produk dan Layanan Purnajual

Meskipun terjadi perubahan status, kembalinya Realme sebagai sub-brand Oppo dipastikan tidak akan memengaruhi rencana peluncuran produk yang telah disusun. Perangkat-perangkat yang sedang dalam tahap pengembangan akan terus berjalan sesuai dengan peta jalan yang sudah ada, sebagaimana dikutip dari Android Headlines pada Kamis (8/1/2026).

Salah satu dampak nyata dari restrukturisasi ini adalah integrasi Realme ke dalam sistem layanan purnajual Oppo. Ini mencakup lebih dari 5.000 toko fisik Realme yang tersebar di seluruh China, yang kini akan berada di bawah payung layanan purnajual Oppo, memberikan kemudahan dan jangkauan yang lebih luas bagi konsumen.

Sejarah Singkat Realme dan BBK Electronics

Realme awalnya memang bermula sebagai sub-brand Oppo pada Mei 2018. Namun, hanya beberapa bulan setelahnya, merek ini bertransisi menjadi merek ponsel yang beroperasi secara independen.

Konglomerat BBK Electronics, yang sebelumnya menaungi merek-merek besar seperti Oppo, Vivo, OnePlus, iQOO, dan Realme, secara resmi bubar pada tahun 2023. Setelah pembubaran tersebut, Oppo dan Vivo mulai beroperasi secara independen, bersama dengan imoo, produsen smartwatch khusus anak-anak.

Mureks