Olahraga

Presiden FIFA: Football AI Pro Akan Demokratisasi Data Analitik Sepak Bola di Piala Dunia 2026

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi mengumumkan implementasi teknologi canggih buatan perusahaan teknologi asal China, Lenovo, untuk . Kecerdasan buatan ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi keputusan offside semi-otomatis melalui pembuatan avatar pemain secara tiga dimensi.

Penggunaan Football AI Pro ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara FIFA dan Lenovo sejak penandatanganan kesepakatan pada Oktober 2024. FIFA menegaskan bahwa teknologi ini akan menjadi bagian integral dalam mendukung jalannya turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Menurut catatan Mureks, teknologi Football AI Pro bekerja dengan memindai setiap pemain secara digital. Proses ini menghasilkan dimensi bagian tubuh yang tepat, sebuah langkah krusial untuk memastikan deteksi offside semi-otomatis dapat berfungsi dengan presisi tinggi. Model 3D yang dihasilkan kemudian akan diintegrasikan dengan sistem Video Assistant Referee (VAR), menjanjikan tayangan yang lebih realistis bagi para penonton.

Selain meningkatkan akurasi offside, kecerdasan artifisial ini juga diklaim akan membuat ‘referee view’ menjadi lebih halus dan jelas. FIFA mengungkapkan bahwa Football AI Pro telah melalui tahap uji coba intensif dalam ajang Piala Interkontinental tahun lalu, menunjukkan kesiapan teknologi ini untuk diterapkan di panggung global.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyambut baik kehadiran teknologi ini. “Dengan Football AI Pro, kami mendemokratisasi akses ke data dengan menyediakan rangkaian analitik sepak bola terlengkap untuk semua tim yang berkompetisi,” ujar Infantino, menyoroti potensi AI dalam memberikan analisis mendalam bagi setiap peserta.

Mureks