Tren

Poltekkes Kemenkes Maluku Perkuat Kelas Internasional, Siapkan Lulusan Bersaing di Kancah Global 2026

Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Maluku memfokuskan penguatan kelas internasional pada tahun pembelajaran 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk menyiapkan lulusan tenaga kesehatan yang mampu bersaing di dunia kerja global.

Direktur Poltekkes Kemenkes Maluku, Betty A Sahertian, di Ambon pada Selasa (06/01/2026), menegaskan bahwa fokus tersebut sejalan dengan komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi kesehatan. Hal ini sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kesehatan lintas negara.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

“Kami terus memfokuskan pengembangan kelas internasional, yakni kelas Jerman dan kelas Jepang, agar lulusan Poltekkes Kemenkes Maluku dapat bersaing di dunia kesehatan internasional dan bekerja lintas negara,” kata Betty A Sahertian, seperti yang Mureks mencatat dari pernyataan resminya.

Pengembangan Kelas Internasional: Jerman dan Inggris

Poltekkes Kemenkes Maluku saat ini secara aktif menyiapkan lulusan tenaga kesehatan yang siap bekerja di Jerman. Program kelas internasional ini diselenggarakan melalui kerja sama dengan Goethe-Institut Jerman, sebagai bagian dari upaya mencetak tenaga kesehatan profesional yang berdaya saing global.

“Kami berkomitmen agar lulusan Poltekkes Maluku tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga siap bekerja di negara lain, khususnya Jerman,” tambah Betty.

Dalam kelas internasional Jerman, mahasiswa mengikuti pembelajaran dengan bahasa pengantar Inggris dan Jerman. Kurikulum yang diterapkan telah disesuaikan dengan standar Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Jerman dipilih sebagai negara tujuan karena dinilai memiliki kemajuan teknologi kesehatan yang dapat menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan bagi lulusan.

Saat ini, sebanyak 30 mahasiswa Program Studi Diploma III Keperawatan tergabung dalam kelas internasional Jerman. Mereka dibekali pelatihan bahasa sesuai standar internasional Goethe-Institut guna mempersiapkan praktik kerja serta penempatan di rumah sakit mitra di Jerman.

Selain itu, Poltekkes Kemenkes Maluku juga membuka kelas internasional berbahasa Inggris untuk Program Diploma III Keperawatan. Kelas ini diikuti oleh 27 mahasiswa yang disiapkan untuk peluang kerja di negara-negara berbahasa Inggris.

Evaluasi dan Capaian Alumni

Betty A Sahertian menyampaikan bahwa tahun 2025 telah dilewati dengan berbagai tantangan yang menjadi bahan evaluasi bersama. Namun, pihaknya bersyukur atas penyertaan Tuhan untuk seluruh proses perjalanan institusi.

“Tahun 2025 sudah kita lewati meskipun masih banyak yang perlu dibenahi. Namun kami percaya ada penyertaan Tuhan yang luar biasa menyertai langkah kami. Pada 2026, kasih dan karunia Tuhan yang sama itulah yang kami harapkan terus menyertai perjalanan Poltekkes Kemenkes Maluku,” ujarnya dalam kegiatan doa bersama keluarga besar Poltekkes Kemenkes Maluku.

Hingga kini, menurut Mureks, sebanyak 15 alumnus Poltekkes Kemenkes Maluku telah berhasil bekerja di Jepang. Selain itu, satu orang alumnus telah bekerja di Singapura, dan tiga orang lainnya di Arab Saudi, menunjukkan keberhasilan program internasionalisasi ini.

Mureks