Paris Saint-Germain (PSG) akan berhadapan dengan rival abadi mereka, Olympique Marseille, dalam laga perebutan gelar Piala Super Prancis atau Trophée des Champions 2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026, pukul 01.00 dini hari WIB di Stadion Jaber Al-Ahmad International, Kuwait.
PSG memasuki laga ini sebagai runner-up Ligue 1 sekaligus juara Coupe de France musim 2024/2025. Meskipun demikian, performa domestik skuad asuhan Luis Enrique belum sepenuhnya stabil. Kemenangan tipis atas Paris FC dalam derbi terakhir hanya membuat mereka berselisih satu poin dari pemuncak klasemen Lens di Ligue 1.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Musim 2024/2025 menjadi catatan istimewa bagi PSG. Mereka berhasil meraih lima trofi, termasuk treble pertama dalam sejarah klub dengan menjuarai Ligue 1, Coupe de France, dan Liga Champions. Tim ibu kota Prancis ini juga sukses menaklukkan AS Monaco untuk memenangkan Trophée des Champions tahun lalu, menunjukkan dominasi mereka di kancah domestik.
Di sisi lain, Marseille datang dengan catatan yang kurang menggembirakan. Tim besutan Roberto De Zerbi tengah dalam tren negatif setelah menelan kekalahan 0-2 dari Nantes di Stade Velodrome pada akhir pekan lalu. Laga tersebut juga diwarnai dengan kartu merah untuk dua pemain Marseille, menambah daftar masalah tim.
Kekalahan itu berdampak pada posisi Marseille di papan atas Ligue 1. Mereka kini menempati urutan ketiga dengan 32 poin, tertinggal delapan angka dari Lens di puncak. Posisi Marseille juga mulai diintai ketat oleh Lille (32 poin), Lyon (30 poin), dan Rennes (30 poin), yang siap menggeser mereka.
Kondisi skuad kedua tim menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan. PSG harus tampil tanpa Achraf Hakimi yang tengah membela tim nasional di Piala Afrika. Lee Kang-in dan Ibrahim Mbaye juga absen karena cedera, memaksa Luis Enrique untuk memutar strategi dengan rotasi terbatas.
Marseille pun tidak luput dari masalah cedera dan sanksi. Mereka kehilangan beberapa pemain andalan, termasuk Nayef Aguerd yang tengah menjalankan tugas internasional. Arthur Vermeeren dan Bilal Nadir juga absen karena sanksi larangan bermain akibat kartu merah yang mereka terima sebelumnya.
Secara taktik, PSG dikenal mengandalkan kontrol bola dan intensitas tinggi di sepertiga akhir lapangan. Meskipun kedalaman skuad tidak sehebat musim-musim sebelumnya, kualitas pemain inti mereka masih berada di atas Marseille. Sementara itu, Marseille diprediksi bermain agresif dengan transisi cepat dan duel fisik di lini tengah. Kemenangan mereka atas PSG di Ligue 1 beberapa bulan lalu menjadi bukti bahwa strategi tersebut bisa efektif menghadapi juara bertahan.
Berdasarkan catatan FOTMOB, PSG unggul jauh dalam pertemuan kedua tim di semua kompetisi, termasuk Trophée des Champions, dengan 27 kemenangan. Marseille hanya mampu menang lima kali, sedangkan lima laga lainnya berakhir imbang. Mureks mencatat bahwa dominasi historis PSG ini akan menjadi tekanan tersendiri bagi Marseille untuk membalikkan keadaan.
Prediksi Susunan Pemain
| PSG (4-3-3) | Marseille (3-4-2-1) |
|---|---|
| Chevalier | Rulli |
| Zaire-Emery | Pavard |
| Zabarnyi | Egan-Riley |
| Willian Pacho | Medina |
| Mendes | Weah |
| Neves | Vermeeren |
| Vitinha | Hojbjerg |
| Fabian Ruiz | Emerson |
| Doue | Greenwood |
| Dembele | Igor Paixao |
| Kvaratskhelia | Aubameyang |
| Pelatih: Luis Enrique | Pelatih: Roberto De Zerbi |
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit karena kedua tim memiliki gaya bermain yang berbeda. PSG dengan penguasaan bola dan kualitas pemain inti yang superior, akan menghadapi Marseille yang mengandalkan agresivitas, kecepatan transisi, dan kekuatan fisik untuk meraih gelar Piala Super Prancis 2026.






