Paruh pertama Super Lig Turki musim 2025/2026 telah rampung dengan 17 pekan pertandingan yang penuh drama. Di papan atas klasemen, Galatasaray masih kokoh memimpin, diikuti ketat oleh Fenerbahce. Namun, sorotan utama kini beralih ke persaingan sengit di daftar pencetak gol terbanyak, di mana beberapa nama baru muncul menyaingi dominasi musim sebelumnya.
Musim lalu, Victor Osimhen berhasil menyabet gelar top skor, namun kini ia baru mengoleksi enam gol akibat cedera yang kerap membekapnya. Kondisi ini membuka peluang bagi sejumlah pemain lain untuk unjuk gigi. Mureks mencatat bahwa empat nama berikut sementara menjadi pengumpul gol terbanyak di Super Lig 2025/2026, menunjukkan potensi besar untuk merebut gelar individu tersebut.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Eldor Shomurodov Pimpin Daftar Top Skor dengan 12 Gol
Puncak daftar pencetak gol sementara Super Lig 2025/2026 ditempati oleh Eldor Shomurodov. Striker asal Uzbekistan ini sedang menjalani masa peminjaman di Istanbul Basaksehir dari klub raksasa Italia, AS Roma. Musim 2024/2025 lalu, Shomurodov hanya mampu mencetak tujuh gol bagi AS Roma karena minimnya kesempatan bermain.
Kini, di Basaksehir, Shomurodov menjadi andalan utama di lini serang dan ketajaman aslinya kembali terlihat. Ia selalu menjadi starter dalam 17 pertandingan pertama Super Lig 2025/2026 dan berhasil membukukan 12 gol. Delapan dari gol tersebut bahkan tercipta dalam delapan penampilan terbarunya. Pantauan Mureks menunjukkan bahwa ketajaman Shomurodov turut mengangkat performa Basaksehir, yang sempat terperosok ke zona degradasi kini merangkak naik ke peringkat ketujuh klasemen.
Shomurodov berpeluang besar meraih gelar top skor pertamanya sepanjang karier. Jika berhasil, ia juga akan menjadi pencetak gol terbanyak Super Lig pertama dari Asia. Kontraknya di Basaksehir disertai opsi pembelian permanen, membuka kemungkinan ia akan menetap di Turki.
Paul Onuachu Koleksi 11 Gol Sebelum Berangkat ke Piala Afrika 2025
Menguntit ketat Shomurodov dengan selisih satu gol adalah Paul Onuachu, striker asal Nigeria yang membela Trabzonspor. Onuachu bukan nama baru di Super Lig; ia pernah dipinjam Trabzonspor dari Southampton pada musim 2023/2024 dan tampil tajam dengan 15 gol.
Setelah sempat ditarik kembali oleh Southampton dan hanya mencetak empat gol di English Premier League 2024/2025, striker berusia 31 tahun ini dilepas permanen ke Trabzonspor pada musim panas 2025. Hasilnya, Onuachu langsung tancap gas dengan 11 gol dalam 15 pertandingan Super Lig musim ini.
Namun, koleksi golnya berpotensi terhenti sementara. Per 9 Januari 2026, Onuachu telah bergabung dengan tim nasional Nigeria untuk Piala Afrika 2025 dan berhasil membawa negaranya melaju ke perempat final. Jika Nigeria terus melaju, Onuachu akan absen lebih lama di Super Lig, yang bisa menghambatnya menambah pundi-pundi gol.
Mauro Icardi Cetak 9 Gol Meski Sering Tampil dari Bangku Cadangan
Nama berikutnya adalah Mauro Icardi, striker sekaligus kapten Galatasaray. Icardi pernah menjadi top skor Super Lig pada musim 2023/2024, namun cedera panjang membuatnya minim gol pada 2024/2025. Kini, meski sudah pulih, Icardi lebih sering menjadi pelapis bagi Victor Osimhen di posisi striker tunggal Galatasaray.
Menariknya, jumlah gol Icardi di Super Lig 2025/2026 justru melampaui Osimhen. Ia telah mencetak 9 gol dalam 16 pertandingan, meskipun hanya enam kali menjadi starter. Ketajaman Icardi yang efisien ini turut berkontribusi membawa Galatasaray memuncaki klasemen sementara, unggul tiga poin dari Fenerbahce.
Talisca Sumbang 9 Gol, Bawa Fenerbahce Tak Terkalahkan
Fenerbahce, yang berada di posisi kedua klasemen, juga memiliki pemain dengan sembilan gol di Super Lig 2025/2026, yaitu Talisca. Gelandang serang serbabisa asal Brasil ini bergabung dengan Fenerbahce pada Januari 2025. Dalam setengah musim pertamanya, ia langsung menunjukkan ketajaman dengan sembilan gol dalam 16 pertandingan.
Kini, Talisca telah mencapai jumlah gol yang sama pada paruh pertama Super Lig 2025/2026. Setiap kali Talisca mencetak gol, Fenerbahce selalu berhasil meraih kemenangan. Kontribusinya membawa Fenerbahce berada di peringkat kedua klasemen dan menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di liga.
Paruh kedua Super Lig 2025/2026 masih menyisakan banyak potensi perubahan. Namun, keempat pemain di atas untuk sementara memiliki peluang terbesar untuk meraih gelar top skor. Mampukah mereka mempertahankan konsistensi dan ketajaman hingga akhir musim?





