Teknologi

Pengguna Pinterest Murka atas Rumor Akuisisi oleh OpenAI: Khawatir Ruang Kreatif Terganggu AI

Spekulasi mengenai potensi akuisisi Pinterest oleh OpenAI telah memicu gelombang kemarahan di kalangan pengguna platform berbagi gambar tersebut. Kekhawatiran utama mereka adalah disruptifnya kecerdasan buatan (AI) terhadap salah satu ruang kreatif daring terakhir yang masih sangat dikurasi oleh pengguna. Ironisnya, rumor ini, yang berawal dari prediksi dan bukan laporan kesepakatan resmi, justru mendongkrak harga saham Pinterest.

Gagasan akuisisi OpenAI terhadap Pinterest pertama kali muncul dari sebuah artikel prediksi spekulatif yang diterbitkan oleh The Information. Namun, hal itu sudah cukup untuk memicu kemarahan di antara banyak pengguna Pinterest dan meningkatkan harga saham perusahaan, bahkan tanpa adanya pernyataan resmi. Di berbagai forum Reddit dan platform internet lainnya, pengguna lama Pinterest tidak ragu menyuarakan penolakan mereka terhadap potensi langkah tersebut. Mureks mencatat bahwa sentimen negatif ini menyebar dengan cepat di komunitas daring.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Strategi OpenAI dan Kekhawatiran Pengguna

Prediksi awal menggambarkan akuisisi ini sebagai perpanjangan logis dari strategi OpenAI. Perusahaan tersebut dapat memanfaatkan arsip gambar Pinterest yang kaya, saluran periklanan yang sudah ada, dan koneksi ke toko-toko untuk mengembangkan ambisi perdagangan generatifnya. Model gambar OpenAI dan alat pembuatan video Sora sudah berkembang pesat. Menggabungkannya dengan mesin kurasi yang berorientasi konsumen dan katalog inspirasi yang dapat dibeli dari Pinterest mungkin menjadi jalan pintas untuk mencapai tujuannya. Hal ini kemungkinan besar turut mendorong kenaikan harga saham Pinterest.

Namun, pengguna Pinterest lebih khawatir tentang kontrol dan kreativitas daripada sekadar logistik atau harga saham. Mereka mempertanyakan masa depan platform yang telah mereka gunakan begitu lama jika OpenAI mengakuisisinya. Penolakan terhadap gagasan AI mengisi “buku tempel” digital mereka sangat terasa dalam berbagai reaksi.

Di subreddit r/Pinterest, reaksi balik terjadi dengan cepat dan emosional. “Tapi serius ini benar-benar menyedihkan. Saya benci AI dijejalkan ke setiap sudut hidup saya,” tulis seorang pengguna. Pengguna lain menambahkan, “Saya tahu kita BARU saja memulai tahun baru, tapi saya sangat berharap ini April Mop sekarang.”

Banyak yang menyuarakan pendapat bahwa Pinterest terasa seperti platform sosial terakhir yang masih sepenuhnya milik penggunanya. Orang-orang menggunakannya untuk mengumpulkan ide, merencanakan renovasi, mengumpulkan resep, mendesain pernikahan, memetakan rak buku fantasi, dan berbagai impian spekulatif lainnya.

Beberapa pengguna bahkan berjanji akan mengunduh papan mereka dan meninggalkan platform sepenuhnya jika akuisisi itu benar-benar terjadi. Banyak yang tidak menyukai gagasan bahwa ide-ide kreatif mereka, papan suasana hati, atau sekadar rencana yang belum matang dapat menjadi bahan pelatihan untuk alat AI.

Perbedaan Pendekatan AI Pinterest dan Potensi Dampak

Meskipun gambar dan ringkasan yang dihasilkan AI sudah terintegrasi dalam hasil Google, daftar Amazon, templat Canva, dan bahkan aplikasi cuaca, penggunaan AI oleh Pinterest sebagian besar masih bersifat eksperimental. Ini melibatkan pencarian visual, umpan yang dipersonalisasi, dan alat pencarian bergaya ChatGPT. Namun, pengalaman pengguna masih berpusat pada kurasi manual; pengguna memilih apa yang akan ditempatkan di papan mereka.

Perilaku digital yang dibangun di sekitar pengumpulan dan pemikiran visual inilah yang mungkin ingin dimanfaatkan oleh OpenAI. Ketidaksesuaian antara niat (OpenAI) dan persepsi (pengguna) inilah yang membuat spekulasi ini terasa begitu memanas.

Perlu ditegaskan, tidak ada kesepakatan konkret yang sedang berlangsung. Prediksi The Information hanyalah salah satu dari banyak pernyataan berwawasan ke depan tentang tahun 2026, bukan laporan berdasarkan informasi orang dalam. Baik OpenAI maupun Pinterest belum mengonfirmasi minat apa pun. Namun, bahkan tanpa pergerakan nyata, reaksi yang muncul menunjukkan bahwa kemungkinan belaka sudah cukup untuk menyulut gejolak budaya.

Jika OpenAI mengakuisisi Pinterest, merek tersebut kemungkinan perlu bekerja ekstra keras untuk meyakinkan pengguna bahwa papan mereka tidak akan menjadi bahan mentah untuk jalur pembelajaran mesin. Intensitas reaksi menunjukkan bahwa kisah integrasi AI konsumen masih jauh dari selesai. Orang-orang masih memutuskan di mana mereka menarik garis. Dan beberapa mungkin memilih untuk sepenuhnya offline daripada dipaksa masuk ke ruang AI.

Seorang pengguna Reddit menulis, “Saya adalah pengguna beta Pinterest pada tahun 2010. Tiga tahun kemudian ketika Google Reader ditutup, saya pergi dan menyematkan semua postingan blog yang saya simpan. Saya telah merencanakan pesta, mendesain ruang tamu saya, membuat daftar keinginan dan menemukan gaya pribadi saya dan selain itu saya telah belajar menjadi orang tua dan pribadi yang lebih baik. Saya sangat kecewa dengan ini, ini kerugian besar. Lebih banyak alasan untuk offline.”

Mureks