Peluang Arsenal untuk meraih gelar juara Liga Inggris musim ini melonjak signifikan hingga 79 persen. Peningkatan drastis ini terjadi menyusul serangkaian hasil positif yang diraih The Gunners pada pekan terakhir kompetisi.
Super komputer Opta, yang dikenal dengan analisis prediktifnya, mencatat lonjakan persentase peluang juara Arsenal. Kemenangan meyakinkan 4-1 atas Aston Villa menjadi salah satu faktor utama. Hasil tersebut diperkuat dengan hasil imbang yang didapat Manchester City saat menghadapi Sunderland.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Dominasi Arsenal, Man City Tertekan
Menurut data terbaru dari Opta, peluang juara Manchester City kini melorot tajam ke angka 16,7 persen. Sementara itu, Aston Villa yang masih menempati peringkat ketiga klasemen, hanya memiliki peluang tipis sebesar 4,1 persen untuk mengangkat trofi.
Arsenal memiliki kesempatan emas untuk semakin memperbesar keunggulan mereka di puncak klasemen pada pekan ini. Jadwal pertandingan menunjukkan bahwa Arsenal akan bermain lebih dulu, menghadapi lawan yang relatif lebih mudah.
Tim asuhan Mikel Arteta dijadwalkan bertarung melawan Bournemouth pada Sabtu, 3 Januari 2026, waktu setempat. Sehari setelahnya, Manchester City akan menghadapi tantangan berat melawan Chelsea.
Jika Arsenal berhasil mengamankan kemenangan atas Bournemouth, mereka berpotensi menciptakan selisih tujuh angka di puncak klasemen. Kondisi ini tentu akan memberikan tekanan psikologis yang kuat bagi Manchester City dalam perburuan gelar.
Bayang-bayang ‘Invincible Season’ dan Kutukan Boxing Day
Arsenal terakhir kali merasakan manisnya gelar juara Liga Inggris pada musim 2003/2004, di mana mereka mencatat sejarah sebagai tim ‘invincible’ yang tak terkalahkan sepanjang musim. Mureks mencatat bahwa kenangan akan musim penuh gemilang tersebut masih menjadi motivasi besar bagi para penggemar dan tim.
Sejak musim bersejarah itu, Arsenal memang beberapa kali menjadi kandidat serius peraih gelar. Salah satu indikatornya adalah keberhasilan mereka memuncaki klasemen saat Natal dan Tahun Baru.
Namun, dalam empat kesempatan sebelumnya saat Arsenal memimpin klasemen pada Boxing Day, The Gunners selalu gagal mengakhiri musim dengan trofi juara di tangan. Tantangan terbesar bagi Arsenal adalah mematahkan “kutukan” tersebut dan mewujudkan prediksi super komputer Opta menjadi kenyataan.






