Teknologi

OpenAI dan Jony Ive Siapkan Perangkat AI Baru, Sinyal Era Pasca-Ponsel Pintar Dimulai 2026

JAKARTA, Mureks – Tahun 2026 diprediksi akan menjadi titik awal era pasca-ponsel pintar, ditandai dengan kemunculan perangkat kecerdasan buatan (AI) inovatif yang dirancang oleh Sam Altman dari OpenAI dan desainer legendaris Jony Ive. Perangkat ini diharapkan mampu mengubah cara interaksi manusia dengan teknologi, melampaui dominasi gawai pintar saat ini.

OpenAI Tingkatkan Kemampuan Audio ChatGPT untuk Perangkat Baru

OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, dilaporkan tengah fokus pada peningkatan signifikan kapabilitas audio untuk platform AI-nya. Langkah ini krusial mengingat perangkat keras AI baru yang sedang dikembangkan bersama Jony Ive akan sangat bergantung pada interaksi suara.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Pada tahun lalu, OpenAI telah mengakuisisi IO, perusahaan perangkat keras milik Jony Ive, sebagai bagian dari upaya untuk meluncurkan perangkat AI rancangan Ive pada tahun 2026. Meskipun ChatGPT sudah memiliki fitur ChatGPT Voice yang memungkinkan respons suara, sebuah laporan dari The Information, mengutip “seseorang yang mengetahui upaya tersebut” di internal OpenAI, menyebutkan bahwa perusahaan sedang bekerja keras untuk meningkatkan performa fitur ini secara drastis.

Saat ini, respons berbasis suara masih tertinggal dari respons teks dalam hal akurasi dan kecepatan. Peningkatan ini tidak hanya akan menguntungkan pengguna perangkat baru, tetapi juga seluruh pengguna ChatGPT.

Detail Peningkatan dan Jadwal Rilis

Laporan tersebut juga mengungkapkan detail mengenai peningkatan kemampuan audio ChatGPT. “Arsitektur model audio baru menghasilkan respons yang terdengar lebih natural dan emosional serta memberikan jawaban yang lebih akurat dan mendalam,” kata sumber tersebut. “Model audio baru juga akan mampu berbicara secara bersamaan dengan pengguna manusia, sesuatu yang tidak bisa dilakukan model saat ini, dan akan menangani interupsi dengan lebih baik,” tambahnya.

Ini adalah laporan pertama yang mengindikasikan bahwa tanggal rilis perangkat tersebut bisa secepat kuartal pertama tahun 2026. Sebelumnya, tahun 2026 memang telah diprediksi sebagai tahun peluncuran, namun sebagian besar perkiraan menempatkannya di paruh kedua tahun tersebut. Integrasi ChatGPT Voice ke dalam alur percakapan utama ChatGPT sendiri telah dilakukan pada tahun 2025.

Masa Depan Berbasis AI dan Tantangannya

Sifat pasti dari perangkat keras AI yang dikerjakan Ive dan Altman masih dirahasiakan hingga pengungkapan resminya. Namun, banyak spekulasi yang beredar bahwa perangkat ini akan berbentuk gawai wearable yang selalu aktif mendengarkan, memungkinkan pemberian informasi kontekstual sepanjang hari. Bahkan, sebuah rumor terbaru menyebutkan perangkat ini bisa berbentuk pena bertenaga AI.

Apapun bentuk akhirnya, satu hal yang pasti: perangkat ini bukan ponsel pintar. Hal ini menempatkannya pada posisi yang menantang, mengingat betapa meratanya penggunaan ponsel pintar saat ini. Meminta orang untuk meninggalkan ponsel mereka dan mempercayai perangkat berbasis audio tanpa layar untuk menyediakan semua kebutuhan mereka adalah permintaan besar.

Mureks mencatat bahwa jika perangkat ini dirancang untuk bekerja berdampingan dengan ponsel pintar, ia berisiko menghadapi masalah serupa yang menimpa perangkat seperti Rabbit R1 dan Humane AI Pin, yaitu beban membawa dua perangkat alih-alih satu.

Meski demikian, keterlibatan Jony Ive—guru desain asli Apple dan perancang iPhone—memberikan peluang terbaik bagi OpenAI untuk meraih kesuksesan. Tahun 2026 mungkin memang menjadi tahun di mana kita akhirnya bergerak melampaui ponsel pintar menuju masa depan yang lebih ambient dan didukung AI.

Mureks