Kreator konten asal Korea Selatan, Nae Daehoon, membantah tegas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialamatkan kepadanya oleh mantan istri, Julia Prastini alias Jule. Klarifikasi ini disampaikan Daehoon melalui unggahan di saluran broadcast Instagram miliknya pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Nae Daehoon menepis informasi yang beredar luas di internet mengenai dugaan KDRT tersebut. “Belakangan ini saya melihat postingan terkait KDRT yang beredar di internet, dengan tegas saya sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar,” ujar Nae Daehoon.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Ia menambahkan bahwa tuduhan tersebut tidak masuk akal dan sangat memalukan jika sampai terjadi, terutama di hadapan ketiga anaknya. “Saya bukan orang yang sempurna, tapi saya tidak pernah sekalipun melakukan tindakan yang memalukan terhadap anak-anak saya atau siapapun,” tegasnya.
Tuduhan KDRT ini mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan langsung (DM) yang diduga berasal dari Julia Prastini. Dalam chat tersebut, sosok yang disebut Jule mengaku menjadi korban KDRT dari mantan suaminya.
Ketika ditanya mengapa hak asuh anak tetap jatuh kepada Na Daehoon, sosok tersebut menjelaskan bahwa ia tidak pernah melaporkan dugaan kekerasan itu ke pengadilan. “Nanti aku spill bukti KDRT-nya. Sementara itu, aku mau bilang kenapa hak asuh anak di dia, sebab aku sedikitpun gak ada bilang ke pengadilan tentang KDRT dan jujur aku sama dia sepakat buat udah gak usah bahas lagi, demi menjaga mental anak-anak aku,” demikian isi salah satu pesan yang beredar luas di kalangan warganet.
Menanggapi hal ini, Nae Daehoon melalui saluran broadcast Instagram-nya juga menyatakan tidak ingin lagi membahas permasalahan rumah tangganya dengan Jule. Tim redaksi Mureks mencatat bahwa konflik antara Nae Daehoon dan Julia Prastini terkait masalah rumah tangga mereka telah menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.






