Microsoft kini melancarkan strategi baru untuk membendung laju pengguna Windows yang berniat mengunduh Google Chrome. Peramban web besutan Google tersebut dikenal sebagai salah satu yang terpopuler di dunia, dengan basis pengguna global mencapai lebih dari 3 miliar orang sejak diluncurkan pada tahun 2008.
Di sisi lain, Microsoft juga memiliki peramban andalannya sendiri, Microsoft Edge, yang merupakan peramban bawaan Windows dan telah digunakan oleh ratusan juta pengguna aktif secara global. Upaya terbaru ini, sebagaimana pantauan Mureks, dilakukan dengan menonjolkan berbagai keunggulan Microsoft Edge ketika pengguna mencoba mengunduh Google Chrome melalui peramban bawaan Windows 11 tersebut.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Strategi Pop-up dan Keunggulan Edge
Pengguna Windows 11 kini akan dihadapkan pada serangkaian pop-up yang mengajak mereka untuk mempertimbangkan kembali keputusan berpindah ke peramban milik Google. Pop-up tersebut tidak hanya meminta pengguna tetap setia, melainkan secara spesifik menekankan fitur keamanan yang dimiliki Microsoft Edge.
- Mode penjelajahan privat yang lebih aman.
- Pemantauan kata sandi untuk mendeteksi kebocoran.
- Perlindungan tambahan terhadap ancaman daring.
Tautan yang disertakan dalam pop-up akan mengarahkan pengguna ke halaman khusus yang berisi penjelasan lebih lanjut mengenai sistem keamanan Edge. Selain aspek keamanan, Microsoft juga menyoroti fitur lain yang menjadi daya tarik Edge, termasuk:
- Dukungan alat berbasis kecerdasan buatan (AI).
- Fitur perbandingan harga saat berbelanja daring.
- Sinkronisasi tab lintas perangkat untuk pengalaman mulus.
- Efisiensi penggunaan baterai yang diklaim lebih baik.
Strategi ini merupakan bagian dari upaya Microsoft untuk meningkatkan pangsa pasar Microsoft Edge di tengah dominasi Google Chrome yang telah berlangsung lama.
Perbandingan dan Alternatif Peramban
Mureks mencatat bahwa Microsoft Edge diklaim memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan Google Chrome, dengan konsumsi RAM dan CPU yang lebih rendah. Peramban ini juga mendukung ekstensi miliknya sendiri maupun ekstensi dari Chrome Web Store, serta terintegrasi erat dengan berbagai layanan Microsoft dan ekosistem Windows.
Microsoft Edge turut menawarkan fitur eksklusif seperti Collections, yang memungkinkan pengguna mengumpulkan halaman web dan catatan, kemudian mengirimkannya ke aplikasi Microsoft Excel, Word, atau PowerPoint.
Di luar persaingan antara Microsoft Edge dan Google Chrome, pengguna Windows juga memiliki berbagai alternatif peramban lain yang patut dipertimbangkan:
- Brave: Menjadi pilihan dengan fokus pada keamanan dan privasi, menawarkan pemblokiran iklan yang lebih agresif, waktu muat halaman yang lebih cepat, serta penggunaan sumber daya sistem yang lebih efisien.
- Orion: Peramban besutan Kagi yang menitikberatkan pada privasi dan performa, meskipun hingga Desember 2025 masih terbatas pada perangkat macOS dan iOS.
Dengan berbagai pendekatan tersebut, Microsoft berupaya mempertahankan Microsoft Edge sebagai pilihan utama pengguna Windows, di tengah pasar peramban yang kian kompetitif dan tidak lagi didominasi oleh dua pemain besar saja.






