Hiburan

Michelle Ziudith dan Taskya Namya Reuni di ‘Alas Roban’, Kenang Momen 12 Tahun Lalu

Setelah 12 tahun tak beradu akting, aktris Michelle Ziudith dan Taskya Namya akhirnya kembali dipertemukan dalam proyek film horor terbaru, Alas Roban. Film garapan sineas Hadrah Daeng Ratu ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai Jumat, 15 Januari 2026, menjadi momen spesial bagi kedua bintang tersebut.

Taskya Namya mengenang pertemuan pertamanya dengan Michelle Ziudith terjadi dalam sebuah film televisi (FTV) bergenre drama komedi, di mana mereka juga beradu akting dengan Boy William. Sejak saat itu, karier keduanya melesat dengan membintangi berbagai judul film layar lebar yang sukses.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Taskya Namya sendiri telah membintangi film Di Ambang Kematian yang berhasil meraup lebih dari 3,2 juta penonton, serta mendampingi Luna Maya dan Achmad Megantara dalam Suzzanna: Malam Jumat Kliwon yang menjaring lebih dari 2 juta penonton. Sementara itu, Michelle Ziudith mencuri perhatian publik lewat Ipar Adalah Maut karya Hanung Bramantyo, yang secara dramatis mencapai 5 juta penonton dan bahkan memenangkan Piala Citra untuk kategori Penyunting Gambar Terbaik.

Momen reuni setelah lebih dari satu dekade ini disambut gembira oleh Taskya Namya dan Michelle Ziudith. “Ini kali pertama kita bertemu di layar lebar setelah 12 tahun lalu kita kali pertama bertemu di FTV bareng Boy William,” seru Taskya Namya, seperti yang dicatat Mureks dalam wawancara eksklusif.

Michelle Ziudith menambahkan, “Kita pertama bertemu di FTV terus baru 12 tahun kemudian, akhirnya dipertemukan di film Alas Roban.” Pernyataan ini disampaikan keduanya dalam interviu eksklusif bersama tim redaksi Mureks di Gedung KLY Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Kisah Horor di Alas Roban: Sita dan Tika

Dalam film Alas Roban, Michelle Ziudith memerankan karakter Sita, seorang ibu tunggal yang baru mendapatkan pekerjaan di sebuah rumah sakit di Semarang. Ia memutuskan untuk pindah bersama putrinya, Gendis, yang memiliki keterbatasan penglihatan. Perjalanan mereka menuju Semarang menggunakan bus terakhir, yang melintasi jalur angker Alas Roban, menjadi awal mula teror.

Di tengah perjalanan, bus yang mereka tumpangi mogok. Gendis mulai mendengar suara-suara asing, menggambar simbol-simbol aneh, hingga akhirnya kerasukan. Sita, yang kebingungan, mencari bantuan dari sepupunya, Tika (diperankan Taskya Namya), dan Anto (Rio Dewanto), seorang sopir ambulans yang memahami mitos-mitos Alas Roban. Bersama-sama, mereka berusaha mengungkap misteri di balik kejadian-kejadian mengerikan tersebut.

Taskya Namya mengungkapkan perbedaan signifikan antara kolaborasi mereka dulu dan sekarang. “Dulu zaman FTV kami main drama komedi, kalau ini full serius. Di sini, karakternya kami sepupuan. Aku merasa, karakter kami lumayan beda. Sita itu skeptis. Tidak percaya kejadian-kejadian di Alas Roban, hantu, atau apapun itu,” jelas Taskya.

Berbeda dengan Sita, karakter Tika yang diperankan Taskya justru sangat percaya pada keberadaan alam lain dan penghuninya. “Ketika ada keanehan-keanehan di kehidupan Sita, Tikalah yang paling percaya bahwa ini ada hubungannya dengan Alas Roban,” sambung bintang film Jalan Pulang itu.

Meski bergenre horor, Alas Roban juga menjanjikan kedalaman cerita drama, khususnya hubungan ibu dan anak yang diharapkan dapat terkoneksi dengan penonton. Michelle Ziudith berusaha keras untuk berempati pada tragedi yang menimpa karakter Sita.

“Nursita sudah enggak punya siapa-siapa lagi kecuali Mbak Tika. Kalau Tika masih punya suami. Sita yang lebih enggak punya siapa-siapa,” ungkap Michelle Ziudith, menyoroti kesendirian dan beban yang diemban karakternya.

Film Alas Roban diproduksi oleh Unlimited Production dan siap menyajikan pengalaman horor yang dibalut drama mendalam bagi para penikmat film Indonesia.

Mureks