Kontingen Indonesia yang akan berlaga di ASEAN Para Games 2026 Thailand pada 20-26 Januari mendatang, ditargetkan meraih 82 medali emas. Target ambisius ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir saat mengukuhkan para atlet di Balaikota Surakarta, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/1) lalu.
Dalam sambutannya, Erick Thohir menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan para atlet. “Kalau saya lihat, atlet-atlet akan memberikan yang maksimal. Insya-Allah, mudah-mudahan target meraih 82 medali emas di ASEAN Para Games 2025 ini bisa tercapai,” ujar Erick, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Untuk edisi ke-13 ASEAN Para Games ini, Indonesia mengirimkan total 290 atlet yang akan berkompetisi di 18 cabang olahraga. Mereka didukung oleh tim yang terdiri dari 106 pelatih, 55 ofisial, serta 16 manajer.
Rekam jejak kontingen Indonesia dalam ajang multicabang disabilitas ini terbilang gemilang. Pada tiga edisi terakhir, Indonesia selalu berhasil menjadi juara umum, termasuk pada ASEAN Para Games 2023 di Kamboja dengan perolehan 159 emas, 148 perak, dan 94 perunggu.
Catatan Mureks menunjukkan, rata-rata prestasi Indonesia selalu berada di peringkat satu atau dua, sebuah pencapaian yang luar biasa. Meski demikian, Erick mengingatkan agar kontingen tetap waspada.
“Kita juga harus mengantisipasi negara-negara lain seperti Vietnam atau Malaysia, beberapa negara tetangga yang punya persiapan yang baik,” jelasnya.
Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, turut menyampaikan optimismenya. Ia yakin kontingen Indonesia mampu meraih prestasi terbaik dan memenuhi target yang telah dicanangkan.
Senny menegaskan komitmen para atlet: “Kami akan berjuang secara maksimal. Yang terpenting, kami akan bertanding untuk bangsa dan negara.”






