Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, kembali menjadi sorotan jelang laga krusial kontra mantan timnya, Persija Jakarta. Dalam sesi jumpa pers, Klok secara terbuka menyamakan dirinya dengan legenda sepak bola Luis Figo, yang pernah membuat langkah kontroversial pindah dari Barcelona ke Real Madrid.
Klok, yang dikenal sebagai salah satu dari segelintir pemain yang berani menyeberang langsung dari Persija ke Persib, mengakui bahwa keputusannya itu memicu banyak sindiran pedas. Namun, ia menegaskan tidak memedulikan hal tersebut, menunjukkan mentalitas kuat yang ia miliki.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Perjalanan Penuh Trofi dan Tantangan
Sebelum berseragam biru Persib, Klok memiliki masa indah bersama Persija. Ia bahkan sukses membawa tim berjuluk Macan Kemayoran itu menjuarai Piala Menpora 2021, dengan mengalahkan Persib di partai final. Mureks merangkum, momen tersebut menjadi salah satu puncak kariernya di ibu kota.
“Saya memiliki masa yang indah di tim lawan sebelumnya. Saya memenangkan trofi dan memiliki pengalaman yang baik. Namun dalam hidup, terkadang kita harus melanjutkan perjalanan tanpa menyimpan perasaan buruk,” ujar Klok, Minggu (11 Januari 2026).
Merasa Bak Luis Figo
Perbandingan dengan Luis Figo muncul bukan tanpa alasan. Klok mengaku pernah menyaksikan dokumenter tentang kepindahan Figo yang penuh kontroversi. Ia merasakan kesulitan serupa saat awal kepindahannya ke Bandung.
“Soal perbandingan dengan Luis Figo, saya memang pernah melihat dokumenternya. Ketika pertama kali pindah, saya juga mengalami banyak kesulitan. Namun saya pemain dengan mentalitas kuat,” tegas Klok.
Selain Klok, beberapa nama lain seperti Rezaldi Hehanussa dan Atep juga pernah mengambil langkah berani serupa, pindah langsung antara dua klub rival abadi ini.
Menemukan Rumah Baru di Persib
Kini, Klok merasa telah menemukan “rumah baru” dan “keluarga baru” di Persib. Bersama Pangeran Biru, ia telah meraih dua gelar juara liga, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pilar penting tim.
Meski demikian, suara-suara sumbang masih kerap menghampirinya, terutama saat performa tim menurun. Namun, Klok bergeming.
“Saya menemukan rumah baru dan keluarga baru di Persib. Hal yang menarik, setiap kali saya bermain buruk atau tim mendapat hasil negatif, masih ada orang yang menghina. Saya tak peduli. Laga lawan Persija ini adalah kesempatan buat menunjukkan siapa saya,” pungkas Klok, menyiratkan tekadnya untuk membuktikan diri di hadapan publik.






