Olahraga

Manchester United Hadapi Kendala Transfer Pemain, Target £86 Juta Terancam Gagal di Jendela Januari

Manchester United tengah menghadapi tantangan serius di bursa transfer Januari 2026. Spekulasi mengenai pemain baru terus bergulir di tengah fokus klub mencari pengganti Ruben Amorim yang baru saja diberhentikan. Amorim sebelumnya telah mengisyaratkan adanya investasi terbatas pada jendela transfer musim dingin ini.

Darren Fletcher kini memimpin tim untuk pertandingan Premier League melawan Burnley pada Rabu (7/1/2026), sembari menunggu pengumuman pengganti manajer permanen yang diharapkan terjadi akhir bulan ini.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Pada jendela transfer musim dingin tahun lalu, Setan Merah relatif pasif, hanya mendatangkan Ayden Heaven dari akademi Arsenal dan Patrick Dorgu. Klub memang dilaporkan memiliki beberapa target, terutama di lini tengah, dengan nama-nama seperti Carlos Baleba dan Elliot Anderson. Namun, indikasi kuat saat ini menunjukkan bahwa pengeluaran besar pada Januari tidak mungkin terjadi, terutama setelah klub menghabiskan lebih dari £200 juta pada musim panas sebelumnya.

Meskipun demikian, Manchester United diperkirakan akan tetap mengeksplorasi beberapa kemungkinan untuk memperkuat berbagai area skuad yang membutuhkan perbaikan.

Kesepakatan El Chadaille Bitshiabu Terhambat

Sementara investasi besar kemungkinan baru akan terjadi pada musim panas, United masih bisa menjajaki kesepakatan yang lebih kreatif. Salah satu opsi yang muncul melibatkan bek RB Leipzig, El Chadaille Bitshiabu. Laporan dari L’Equipe menyebutkan bahwa Setan Merah dapat mengajukan tawaran pinjaman dengan opsi pembelian untuk pemain tersebut.

Namun, Manchester United kemungkinan bukan satu-satunya klub yang tertarik. Bayer Leverkusen dilaporkan mempertimbangkan pengaturan serupa, sementara Monaco juga mengejar Bitshiabu karena krisis cedera di lini pertahanan mereka. Lyon pun dikabarkan turut terlibat dalam perburuan ini.

Ada komplikasi yang lebih besar terkait transfer Bitshiabu. Laporan sebelumnya dari Bild menyarankan bahwa Leipzig enggan melepas pemain muda ini pada Januari, baik sebagai pinjaman maupun secara permanen. Bitshiabu sendiri baru kembali dari cedera hamstring pada Desember lalu dan hanya tampil terbatas musim ini, dengan hanya tiga dari lima penampilannya terjadi di liga. Ia berada di belakang Castello Lukeba dan Willi Orban dalam urutan pilihan bek tengah.

Pergerakan Yan Diomande Membawa Risiko Besar

Rekan setim Bitshiabu, Yan Diomande, juga menarik perhatian di seluruh Eropa berkat awal yang mengesankan bersama RB Leipzig. Namun, kepindahan pada Januari tampaknya tidak mungkin terealisasi. Diomande bergabung dengan Leipzig dari Leganes pada musim panas dan dengan cepat memberikan dampak, terutama dengan mencetak hat-trick melawan Eintracht Frankfurt pada awal Desember.

Menurut The Athletic, Manchester United adalah salah satu dari dua klub Premier League yang tertarik padanya, dengan Tottenham juga dilaporkan memantau pemain sayap asal Pantai Gading ini. Leipzig diperkirakan akan mematok harga hingga £86 juta untuk Diomande, dengan beberapa klub Eropa lainnya juga menunjukkan minat.

Mureks mencatat bahwa tim-tim Premier League memiliki hasil yang tidak konsisten saat mendatangkan pemain dari Leipzig dalam jendela transfer baru-baru ini. Josko Gvardiol dan Dominik Szoboszlai berhasil beradaptasi di Manchester City dan Liverpool. Namun, penyerang yang didatangkan dari klub Bundesliga tersebut tidak selalu sukses.

Penilaian masih berlangsung terhadap Benjamin Sesko, yang bergabung dengan United dari klub Bundesliga tersebut pada jendela sebelumnya. Sementara itu, Timo Werner dan Christopher Nkunku kesulitan meniru performa mereka di Leipzig saat bermain untuk Chelsea. Kedua penyerang tersebut akhirnya dijual dengan kerugian, dengan Werner kembali ke Leipzig dan Nkunku pindah ke AC Milan.

Mureks