Tim bulu tangkis putra Malaysia menargetkan kemenangan atas Indonesia dalam Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia (BATC) 2026. Pertemuan kedua raksasa bulu tangkis ini akan tersaji di Grup D pada turnamen yang berlangsung di Qingdao, China, mulai 3 hingga 8 Februari mendatang.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Datuk Kenny Goh, mengakui bahwa Indonesia menjadi rintangan terbesar bagi timnya. Malaysia, yang bukan tim unggulan, harus menghadapi lawan kuat sejak babak penyisihan grup.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
“Target kami adalah mencoba mengalahkan Indonesia. Karena kami bukan tim unggulan, kami harus menghadapi tim unggulan di babak gugur. Indonesia adalah salah satunya, jadi kami harus bermain melawan mereka,” kata Kenny.
Kenny menegaskan bahwa timnya tidak akan gentar menghadapi tantangan ini. Ia berharap Malaysia dapat meraih hasil maksimal di babak penyisihan grup untuk memperbaiki prospek mereka di perempat final.
“Bukannya kami tidak punya peluang sama sekali. Kami akan berusaha, dan ada harapan untuk finis di puncak grup.”
Strategi ini penting untuk mendapatkan undian yang lebih menguntungkan di babak gugur. “Jika kami finis di puncak klasemen, mudah-mudahan undian perempat final akan sedikit lebih mudah. Untuk nomor tunggal, kami akan mengirimkan pemain terbaik yang tersedia. Untuk nomor ganda, mungkin masih ada diskusi,” jelas Kenny.
Untuk sektor ganda putra, Malaysia memiliki dua pasangan teratas dunia, yakni Aaron Chia-Soh Wooi Yik yang menempati peringkat 2, dan Man Wei Chong-Tee Kai Wun di peringkat 5. BAM juga mempertimbangkan untuk menurunkan pasangan lapis kedua seperti Arif Junaidi-Yap Roy King (peringkat 17 dunia) atau Haikal Nazri-Choong Hon Jian (peringkat 33 dunia) guna memberikan pengalaman di kompetisi beregu kontinental.
Mureks merangkum, pemain independen Lee Zii Jia serta pasangan putra Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani tidak akan diikutsertakan dalam skuad BATC 2026. Namun, mereka berpotensi dipanggil untuk memperkuat tim di Piala Thomas yang akan digelar di Horsens, Denmark, pada April mendatang.
Sementara itu, tim putri Malaysia menghadapi jalur yang relatif lebih mudah di Grup W, di mana mereka hanya tergabung bersama China. Dengan hanya dua tim di grup tersebut, Malaysia dipastikan lolos ke babak gugur dan akan menghindari tim-tim raksasa Asia di perempat final.
Tim putra Malaysia memiliki rekam jejak yang baik di BATC, setelah berhasil meraih gelar juara pada edisi 2022 dan 2024. Berbeda dengan tim putra, tim putri Malaysia masih berjuang untuk mencapai final pertama mereka, dengan pencapaian terbaiknya adalah semifinal pada tahun 2020 dan 2022.






