Klub raksasa Liga Primer Inggris, Liverpool FC, secara resmi mengumumkan kemitraan global yang prestisius dengan merek fesyen ternama asal Amerika Serikat, Tommy Hilfiger. Kolaborasi ini menandai tonggak sejarah baru, karena untuk pertama kalinya Tommy Hilfiger terjun secara resmi ke dunia sepak bola klub profesional.
Kemitraan yang diumumkan pada Januari 2026 ini akan mencakup dukungan penuh bagi tim putra maupun putri Liverpool. Kerja sama ini menyatukan warisan budaya sepak bola Merseyside yang mendalam dengan gaya “Modern American Classics” yang menjadi ciri khas Tommy Hilfiger.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Simbolisme di Lapangan Anfield
Sebagai penanda dimulainya kerja sama ini, sebuah bendera raksasa Tommy Hilfiger dibentangkan di atas lapangan Anfield. Mureks mencatat bahwa bendera ini memiliki ukuran fantastis mencapai 101 x 65,59 meter, menjadikannya bendera Tommy Hilfiger terbesar yang pernah dibuat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, bahan kain dari bendera raksasa tersebut tidak akan dibuang. Sebaliknya, material tersebut didonasikan kepada Silly Goose Foundation, sebuah organisasi yang didirikan oleh salah satu peserta program LFC Foundation. Bahan kain itu akan didaur ulang menjadi produk yang bermanfaat bagi komunitas lokal.
Sentuhan Fesyen dalam Sepak Bola
Melalui kesepakatan ini, Tommy Hilfiger akan menjadi penyedia pakaian resmi bagi para pemain dan staf teknis Liverpool saat kedatangan di hari pertandingan (matchday arrivals). Koleksi yang dihadirkan meliputi pakaian gaya hidup kontemporer, denim klasik, hingga koleksi kapsul eksklusif yang memadukan identitas kedua brand.
Beberapa pilar tim utama seperti kapten Virgil van Dijk, Dominik Szoboszlai, Florian Wirtz, dan Conor Bradley, serta Gemma Bonner dari tim putri, turut menjadi wajah dalam peluncuran kampanye global ini.
Pernyataan Resmi Para Pihak
Chief Commercial Officer Liverpool FC, Ben Latty, menyatakan antusiasmenya atas kolaborasi yang melampaui batas lapangan hijau ini. “Tommy Hilfiger adalah nama ikonik dalam dunia fesyen global. Kolaborasi unik ini memungkinkan kami untuk mengeksplorasi sisi lain dari hari pertandingan dan momen-momen di sekitarnya,” ujar Latty.
Senada dengan hal tersebut, sang desainer Tommy Hilfiger mengungkapkan alasannya memilih Liverpool sebagai mitra pertamanya di sepak bola klub. “Saya tertarik pada tim dengan warisan penggemar yang mendalam dan penceritaan yang didorong oleh nilai-nilai. Liverpool FC memiliki sejarah yang tak tertandingi dan dibentuk oleh masyarakatnya,” ungkap Hilfiger.
Virgil van Dijk, selaku kapten tim, menambahkan perspektif dari sisi pemain. “Kami sebagai pemain sangat antusias melihat kolaborasi ini menjadi nyata, menyatukan fashion, budaya, dan warisan sejarah,” kata Van Dijk.
Kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Liverpool FC sebagai klub yang tidak hanya dominan di atas lapangan, tetapi juga menjadi ikon gaya hidup global yang relevan bagi generasi muda.






