Liam Rosenior, pelatih Strasbourg, telah menyetujui untuk mengisi posisi sebagai pelatih baru Chelsea, menggantikan Enzo Maresca. Penunjukan ini menjadi sorotan mengingat konsorsium BlueCo, yang dipimpin oleh Todd Boehly, memiliki kepemilikan atas kedua klub, Chelsea dan Strasbourg.
Sejak BlueCo mengakuisisi tim Prancis tersebut, Strasbourg telah difungsikan sebagai ajang uji coba bagi pemain muda di skuad Chelsea. Sejumlah pemain seperti Mike Penders, Kendry Páez, dan Mamadou Sarr diketahui telah dipinjamkan ke klub Ligue 1 itu. Selain itu, penyerang berbakat Emmanuel Emegha, yang bergabung dengan Strasbourg pada musim panas 2023, juga akan bergabung dengan Chelsea pada musim panas ini. Mureks mencatat bahwa pola serupa kini diterapkan pada posisi pelatih kepala.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Namun, hubungan antara kedua klub ini, meskipun dalam beberapa aspek menguntungkan, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pendukung fanatik Strasbourg. Mereka merasa bahwa model multi-klub ini berpotensi mengorbankan nilai-nilai tradisional klub kesayangan mereka.
Prestasi dan Taktik Liam Rosenior
Sebelumnya, sejak bergabung dengan Le Racing, Rosenior berhasil membawa Strasbourg ke UEFA Conference League. Ia juga dikenal karena kemampuannya dalam memerhatikan dan mengembangkan sejumlah talenta muda, yang membuatnya mendapatkan banyak pujian dari penggemar dan pakar sepak bola di seluruh Eropa.
Secara taktik, Rosenior disebut tidak terlalu berbeda dengan Maresca. Keduanya bekerja untuk konsorsium yang sama, yang memang bertujuan untuk membangun koneksi kuat antar klub di bawah naungan mereka. Seperti Maresca dan banyak pelatih modern lainnya, Rosenior menginginkan timnya mengendalikan pertandingan melalui penguasaan bola. Ia juga menyukai pembangunan serangan dari lini belakang, dengan kiper dan bek tengah yang aktif terlibat dalam proses tersebut.






