AC Milan berhasil meraih poin penuh pada giornata ke-18 Serie A, Sabtu (3/1/2026) dini hari WIB. Pasukan Massimiliano Allegri menaklukkan Cagliari 1-0 di markas lawan berkat gol tunggal Rafael Leao. Kemenangan ini membawa Rossoneri memuncaki klasemen sementara Liga Italia dengan 38 poin, unggul dua angka dari Inter Milan yang mengoleksi 36 poin.
Meski meraih kemenangan, ada pola menarik yang kerap ditunjukkan AC Milan musim ini. Tim asuhan Allegri seringkali tampil kurang meyakinkan di babak pertama, namun menjadi sangat berbahaya dan tajam di awal babak kedua.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Gol Krusial di Awal Babak Kedua
Dalam laga kontra Cagliari, AC Milan gagal mencatatkan satu pun shots on target sepanjang babak pertama. Gol Leao yang tercipta pada menit ke-50 merupakan percobaan tembakan tepat sasaran pertama bagi tim tamu di pertandingan tersebut.
Mureks mencatat bahwa ini adalah gol ke-12 bagi AC Milan yang tercipta dari shots on target pertama mereka dalam sebuah laga musim ini. Lebih lanjut, delapan dari total 28 gol Il Diavolo Rosso di Serie A musim ini tercipta dalam 15 menit awal babak kedua, menegaskan kecenderungan tim untuk ‘panas’ setelah jeda.
Kekhawatiran Pelatih Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri, pelatih AC Milan, menanggapi performa timnya yang kerap memanas di babak kedua. Baginya, pola ini cukup mengkhawatirkan karena lawan bisa saja mencetak gol di paruh pertama pertandingan.
“Di babak pertama kami kecolongan 3 tembakan tepat sasaran dalam beberapa menit pertama, jadi saya khawatir, tetapi seiring berjalannya waktu kami mulai masuk ke dalam permainan,” kata Allegri usai laga Cagliari vs Milan, seperti dilansir dari Football Italia.
Allegri juga mengakui banyaknya kesalahan yang dilakukan timnya di lapangan, terutama dalam umpan-umpan yang salah sasaran. Namun, ia melihat adanya peningkatan performa di babak kedua.
“Kami juga banyak melakukan kesalahan di lapangan, umpan-umpan kami salah sasaran, tetapi di babak kedua Cagliari kehilangan intensitas dan kami meningkatkan permainan. Kami memiliki lebih banyak peluang untuk mencetak gol kedua di mana seharusnya kami bisa bermain lebih baik,” tambahnya.
Kemenangan ini menjadi bukti ketajaman AC Milan di babak kedua, sekaligus menjadi catatan penting bagi Allegri untuk memperbaiki konsistensi performa timnya sejak awal pertandingan.






