KPU-PWI Musirawas Evaluasi Pilkada Lewat Talkshow

RajaBackLink.com

MUSIRAWAS-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Musirawas bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Musirawas menggelar Talkshow bersama jurnalis bertajuk Evaluasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 ditengah Pandemi Covid 19, di Ballroom Dafam Hotel, Sabtu (13/2/2021).

Talkshow ini dihadiri Ketua PWI Mura, Jhuan PH Silitonga, Sekretaris Budi Santoso dan pengurus, Ketua KPU Mura Anasta Tias dan komisioner lainnya Apandi, Aina Trisna dan Syarifudin, Ketua Bawaslu Mura, Oktureni Sandra Kirana, Kapolres Mura, AKBP Efrannedy, Perwakilan Satgas Covid 19 Mura, M Nizar serta para peserta Talk Show.

RajaBackLink.com

Ketua PWI Mura, Jhuan PH Silitonga mengatakan talkshow ini merupakan salah satu bentuk kerjasama PWI Mura dan KPU Mura khususnya pemberitaan pelaksanaan Pilkada di Mura.
“Talkshow ini bisa mengevaluasi pelaksanaan Pilkada baik KPU Mura maupun Insan Pers dalam menyampaikan berita,”kata Jhuan, dimana juga meningkatkan tali silaturahmi antara insan pers khususnya PWI Mura dengan KPU Mura, Polres Mura, Bawaslu Mura serta Satgas Covid 19 Mura.

Sementara Ketua KPU Musirawas Anasta Tias menjelaskan bahwa digelarnya talkshow tentunya harapan besar kedepanya akan lebih baik dari sebelumnya.
“Sebagai catatan nantinya dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada), untuk selanjutnya,”tutur Anasta Tias.

Menurut ia, sama-sama diketahui, Pilkada pemilihan serentak beberapa daerah, berlangsung ditengah pandemi covid 19. Sehingga, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Polres Mura, mengawal dan mengamankan. Begitupun, dengan Bawaslu yang sudah bekerja mengawasi pelaksanaan Pilkada berjalan secara demokratis, serta insan pers yang telah memberikan sekaligus menyampaikan informasi pelaksanaan Pilkada.
“Karena, tanpa adanya kerjasama maka pelaksanaan Pilkada tidak berjalan dengan aman, damai dan sehat,” tambahnya.

Sedangkan, Kapolres Mura, AKBP Efrannedy menambahkan bahwa sebelumnya mengucapkan selamat HPN Ke-75, dan jadikan sebuah renungan rekan-rekan pers, agar semakin profesional, dewasa dan berkompeten yang baik dalam jurnalis.
“Selamat kepada KPU Mura bisa mencapai target, mengingatkan pelaksanaan Pilkada ditengah pandemi, sehingga sosialisasi dan kampanye terbatas,”tambah Kapolres.

Kemudian, mengenai pelaksanaan Pilkada, Kabupaten Mura merupakan salah satu daerah rawan adanya gesekan. Namun setelah dilalui dan kerjasama serta dilakukan persiapan semuanya berjalan dengan lancar, aman, damai dan sehat.
“Khusus untuk Polres Mura, sendiri banyak dilakukan persiapan, diantaranya mulai simulasi pengamanan, pelatihan dalmas serta mempertebal religi,” sampainya.

Ditempat yang sama Ketua Bawaslu Mura, Oktureni Sandra Kirana mengakui bahwa selama pelaksanaan Pilkada banyak menerima laporan baik dari tim pendukung, partai dan lain-lain. Namun, semuanya bisa diselesaikan dan berjalan dengan lancar serta kondusif. Akan tetapi, memang untuk wilayah Mura, setiap vidcon masuk terus mengenai riskan, namun berkat kerjasama baik KPU, Bawaslu, Polres, TNI serta masyarakat terkait semuanya bisa berjalan dengan lancar.
“Jujur, setiap vidcon, Mura merupakan daerah yang riskan artinya jadi sorotan, namun ternyata semuanya berjalan dengan baik,”ujar Reni sapaan akrabnya.

Terpisah Ketua PWI Sumsel, H Firdaus Khomar secara virtual zoom meeting mengatakan bahwa dengan dilaksanakan pilkada luar biasa karena ditakutkan timbul klaster baru. Namun setelah dilalui semuanya tidak seperti yang ditakutkan. Namun tetap saat menyampaikan informasi jangan berita hoax, jangan menyampaikan berita yang isinya ujaran kebencian. Tetapi, peran serta pers sangat mendukung membuat edukasi, informasi walaupun dimasa pandemi, hanya saja sangat baik, terbukti dari partisifasi pemilih meningkat dari Pilkada sebelumnya.
“Khusus pengurus PWI, dilarang untuk keterpihakan kepada salah satu calon, artinya harus objektif, tidak menjadi timses, sampai saat ini hal tersebut tidak terjadi,”ucap Ketua PWI Sumsel

Senada disampaikan Komisioner KPU Sumsel, Hendri Alma Wijaya bahwa tentunya KPU mempunyai tantangan tersendiri karena pelaksanaan Pilkada pada masa pandemi.
“Pelaksanaan ini, banyak melakukan terobosan dengan melakukan kegiatan namun tetap akhirnya berjalan dengan lancar, terbukti banyak masyarakat menggunakan hak pilihnya,”terang Hendri.

Ditambahkan, Perwakilan Satuan Gugus Covid-19 Mura, M Nizar menambahkan memang saat pelaksanaan pilkada yang ditakutkan akan timbulnya klaster baru. Hanya saja telah dilakukan kerjasama untuk penangkalan hasilnya tidak menimbulkan klaster baru.*
Laporan: Muh. Minor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.