Olahraga

Jose Mourinho: “Satu Pintu Tertutup, Pintu Lain akan Terbuka” untuk Ruben Amorim

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, turut buka suara menanggapi pemecatan rekan senegaranya, Ruben Amorim, dari kursi kepelatihan Manchester United. Mourinho menyatakan keyakinannya bahwa Amorim akan segera kembali melatih setelah insiden yang terjadi pada awal pekan ini.

Ruben Amorim secara resmi dipecat oleh Manchester United pada Senin, 5 Januari 2026. Keputusan pemecatan tersebut memicu kontroversi di kalangan pengamat sepak bola. Mureks mencatat bahwa saat pemecatan terjadi, posisi Manchester United sebenarnya tidak berada dalam kondisi yang terlalu buruk di liga. Namun, serangkaian komentar tajam yang dilontarkan Amorim dalam beberapa kesempatan terakhir disebut-sebut menjadi pemicu manajemen The Red Devils kehilangan kesabaran.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Mourinho, yang juga pernah merasakan pahitnya pemecatan dari Manchester United pada tahun 2018, memberikan pandangannya. “Apa yang terjadi dengan Ruben adalah sesuatu yang hanya dapat dianalisis oleh Ruben,” kata Mourinho, dikutip dari Manchester Evening News. “Saya percaya dia akan melakukan itu, dia dan stafnya. Apakah dia akan melakukan itu dengan Anda dan mempublikasikan pandangannya, itu saya tidak tahu,” tambahnya.

Ketika ditanya mengenai potensi dampak pemecatan Amorim terhadap pelatih muda Portugal lainnya, Mourinho dengan tegas membantah. “Saya tidak mengerti mengapa begitu, tetapi setiap pelatih akan menjawab untuk dirinya sendiri. Bagi saya, tidak, saya tidak merasakannya seperti itu,” tuturnya.

Mourinho juga menolak untuk membandingkan perjalanan kariernya dengan Amorim selama di Manchester United. Mantan pelatih AS Roma itu tetap optimistis bahwa Amorim akan mendapatkan kesempatan melatih di klub lain dalam waktu dekat.

“Karier saya di Manchester United, saya sangat mengetahuinya. Saya juga tahu alasan mengapa saya akhirnya pergi. Tetapi seperti yang selalu saya lakukan, atau coba lakukan, ketika saya meninggalkan sebuah klub, saya menutup pintu dan kemudian saya tidak berkomentar. Saya tidak menganalisis secara eksternal apa yang terjadi,” ucap Mourinho. “Satu pintu tertutup dan pintu lain akan terbuka. Itulah yang terjadi ketika saya pergi. Sejarah tetap di sana, angka-angka tetap di sana, tiga medali sampai di rumah dan hanya itu,” pungkasnya.

Mureks