Olahraga

Jejak 6 Pemain Serie A di West Ham United: Tantangan Berat Menanti Taty Castellanos

West Ham United kembali menjadi sorotan di bursa transfer musim dingin 2026. Klub berjuluk The Hammers ini dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Lazio untuk mendatangkan penyerang Valentin ‘Taty’ Castellanos. Namun, kedatangan Castellanos juga membawa serta bayang-bayang rekam jejak para pendahulunya dari Serie A yang kerap kesulitan bersinar di London Stadium.

Menurut jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano, West Ham merogoh kocek 29 juta euro atau sekitar Rp568 miliar untuk memboyong Castellanos. Ia diharapkan dapat mengisi kekosongan lini serang setelah Niclas Fullkrug dipinjamkan ke AC Milan. Mureks mencatat bahwa Castellanos menjadi pemain Serie A keenam yang didatangkan West Ham United sejak tahun 2015, sebuah tren yang patut diwaspadai mengingat performa inkonsisten sebagian besar dari mereka.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Rekam Jejak Pemain Serie A di West Ham United

Termasuk Castellanos, berikut adalah enam pemain Serie A yang pindah ke West Ham United dalam 11 tahun terakhir sejak 2015:

1. Pedro Obiang

Pedro Obiang menjadi salah satu pemain Serie A pertama yang didatangkan West Ham United pada Juli 2015 dari Sampdoria dengan mahar 6 juta euro (Rp117 miliar). Gelandang ini diplot untuk memperkuat lini tengah The Hammers. Meski memiliki catatan 4 gol dan 10 assist dari 139 laga bersama Sampdoria (2010–2015), performa Obiang di West Ham kurang memuaskan. Ia hanya mencetak 3 gol dan assist dalam 116 pertandingan (2015–2019) sebelum kembali ke Serie A bersama Sassuolo pada Juli 2019.

2. Angelo Ogbonna

Pada bursa transfer yang sama, West Ham juga memboyong bek tengah Angelo Ogbonna dari Juventus seharga 11 juta euro (Rp215 miliar). Ogbonna, yang hanya mencatatkan 55 penampilan tanpa gol atau assist selama dua tahun di Juventus (2013–2015), memang bertahan cukup lama di West Ham (2015–2024). Namun, performanya cenderung inkonsisten dan sering diganggu cedera. Selama berseragam The Hammers, ia tampil dalam 249 pertandingan dengan koleksi 13 gol dan 1 assist.

3. Simone Zaza

Simone Zaza tiba dengan ekspektasi tinggi setelah tampil impresif bersama Sassuolo (11 gol dalam 31 laga Serie A 2014/2015). Ia sempat pindah ke Juventus senilai 18 juta euro (Rp353 miliar) namun mengecewakan dengan hanya 8 gol dari 24 laga (2015/2016). Dipinjamkan ke West Ham pada Agustus 2016, penampilan Zaza justru memburuk. Ia gagal mencetak gol dalam sebelas laga di Liga Primer Inggris dan Piala Liga Inggris pada paruh pertama musim 2016/2017. Zaza kemudian dikembalikan ke Juventus dan langsung dipinjamkan ke Valencia pada Januari 2017.

4. Felipe Anderson

Felipe Anderson menjadi rebutan klub-klub besar Eropa berkat performa cemerlangnya bersama Lazio (2013–2018). West Ham United berhasil memboyongnya pada Juli 2018 dengan biaya fantastis 38 juta euro (Rp745 miliar). Sayangnya, Anderson gagal mengulang performa impresifnya di London. Ia hanya mencetak 12 gol dan 14 assist dalam 73 laga (2018–2020). Setelah sempat dipinjamkan ke FC Porto pada Oktober 2020, Anderson akhirnya dijual kembali ke Lazio pada Juli 2021.

5. Gianluca Scamacca

Gianluca Scamacca didatangkan West Ham United pada musim panas 2022 dari Sassuolo dengan harga 38,6 juta euro (Rp756 miliar). Ia datang setelah mencetak 16 gol dalam 36 pertandingan Serie A 2021/2022. Namun, Scamacca gagal tampil maksimal di Inggris, hanya mencetak 8 gol dalam 27 laga di semua kompetisi pada musim 2022/2023. Hanya bertahan setahun, ia langsung dijual kembali ke Atalanta pada musim panas 2023, di mana ia kembali menemukan ketajamannya dengan 19 gol dari 44 pertandingan pada musim 2023/2024.

6. Taty Castellanos

Terbaru, Taty Castellanos menjadi pemain Serie A keenam yang merapat ke West Ham United. Dibeli dari Lazio seharga 29 juta euro (Rp568 miliar) pada Januari 2026, Castellanos diharapkan mampu mengangkat posisi The Hammers dari ancaman degradasi. Ia memiliki catatan 22 gol dan 16 assist dari 97 pertandingan di semua kompetisi (Juli 2023–Januari 2026). Namun, performanya di Lazio pada paruh pertama 2025/2026 terbilang belum optimal, dengan hanya 2 gol dan 3 assist dari 11 laga, bahkan belum mencetak gol setelah pulih dari cedera otot pangkal paha.

Dari keenam pemain Serie A yang didatangkan West Ham United sejak 2015, belum ada yang benar-benar mampu menunjukkan konsistensi performa yang diharapkan. Taty Castellanos kini menghadapi tantangan besar untuk memecahkan ‘kutukan’ ini, terutama mengingat kegagalan pemain mahal seperti Gianluca Scamacca dan Felipe Anderson. Pertanyaannya, mampukah Castellanos tampil tajam dan membawa West Ham United menjauh dari zona degradasi pada musim 2025/2026?

Mureks