Bek tim nasional Indonesia, Jay Idzes, tampil penuh selama 90 menit saat klubnya, Sassuolo, harus puas berbagi angka 1-1 dengan Parma dalam lanjutan Serie A. Laga yang berlangsung di Stadion Mapei pada Sabtu (3/1) malam WIB itu diwarnai jual beli serangan, namun skor imbang yang tercipta sejak babak pertama tak berubah hingga peluit akhir.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Sassuolo, sebagai tuan rumah, langsung mengambil inisiatif serangan untuk menekan pertahanan tim tamu. Upaya tersebut membuahkan hasil cepat pada menit ke-12. Berawal dari skema serangan rapi, Sebastian Walukiewicz melepaskan umpan matang yang berhasil diselesaikan sempurna oleh Kristian Thorstvedt. Gol ini membawa I Neroverdi unggul 1-0 dan membangkitkan gemuruh pendukung tuan rumah.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Namun, keunggulan Sassuolo tidak bertahan lama. Parma yang perlahan menemukan ritme permainan merespons dengan serangan balik terukur. Pada menit ke-24, bek muda Mateo Pellegrino berhasil mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol penyeimbang ini mengubah dinamika pertandingan, membuat I Gialloblu lebih berani keluar menyerang.
Sepanjang sisa waktu babak pertama hingga memasuki babak kedua, lini tengah Sassuolo sebenarnya tampil cukup dominan. Sosok pemain veteran Nemanja Matic menjadi dirigen permainan yang luar biasa bagi tuan rumah. Menurut Mureks, Matic tercatat sebagai pemain dengan rating tertinggi dalam laga ini berkat kemampuannya memutus serangan lawan dan mendistribusikan bola dengan akurasi tinggi.
Memasuki paruh kedua, Parma justru tampil lebih agresif dalam menciptakan peluang. Statistik mencatat tim tamu berhasil melepaskan total 16 tembakan, berbanding 11 tembakan milik Sassuolo. Lima dari upaya Parma mengarah tepat ke gawang, memaksa lini pertahanan Sassuolo bekerja ekstra keras.
Menjelang akhir laga, tempo pertandingan sedikit memanas. Sebastian Walukiewicz, yang sebelumnya memberikan assist bagi gol pembuka Sassuolo, harus menerima kartu kuning pada masa injury time (90+4’) setelah melakukan pelanggaran keras untuk menghentikan momentum serangan balik Parma.
Hingga wasit meniup peluit akhir, skor 1-1 tetap bertahan. Hasil imbang ini tidak banyak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Serie A. Sassuolo masih tertahan di peringkat ke-9, sementara Parma tetap berjuang di papan bawah, tepatnya di posisi ke-15. Bagi kedua pelatih, hasil ini menjadi bahan evaluasi penting mengingat kompetisi Serie A kini mulai memasuki fase krusial di paruh kedua musim.






