Tren

IDAI Peringatkan Orang Tua: Waspadai Penyakit Musim Hujan Jelang Anak Kembali ke Sekolah

JAKARTA – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan imbauan penting bagi orang tua, pengasuh, tenaga pendidik, serta pihak sekolah dan pemerintah daerah. Peringatan ini disampaikan menyusul periode masuk sekolah anak di awal tahun yang bertepatan dengan puncak musim hujan di Indonesia, Rabu (7/1/2026).

Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan peningkatan kelembapan udara menciptakan lingkungan yang rentan terhadap penularan berbagai penyakit. Menurut pantauan Mureks, kondisi ini berpotensi memicu lonjakan kasus influenza, diare, dan demam berdarah. Selain itu, musim hujan juga meningkatkan risiko banjir serta potensi bencana hidrometeorologi yang perlu diwaspadai.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA, Subsp. Kardio(K), menegaskan pentingnya prioritas kesehatan anak. “IDAI memahami bahwa proses belajar mengajar di sekolah sangat penting bagi perkembangan sosial, emosional, dan intelektual anak. Namun, kesehatan dan keselamatan anak harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, kami menyampaikan beberapa kiat komprehensif sebagai upaya pencegahan dan kewaspadaan kolektif,” ujar Piprim melalui siaran pers pada Selasa (6/1).

Pastikan Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh Anak

  • Pastikan kondisi kesehatan anak memungkinkan untuk bersekolah.
  • Lengkapi dan periksa status imunisasi dasar maupun lanjutan sesuai usia, termasuk imunisasi untuk mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) seperti campak, difteri, pertusis, dan influenza.
  • Berikan makanan bergizi seimbang dengan penekanan pada protein hewani, serta cukup cairan untuk mencegah dehidrasi. Batasi konsumsi makanan tidak sehat, terutama yang mengandung gula tinggi dan junk food.
  • Pastikan anak mendapatkan waktu tidur yang cukup, yakni 8–10 jam per malam sesuai usia, guna mengoptimalkan sistem imun.
  • Apabila anak menunjukkan gejala sakit seperti demam, batuk, pilek, diare, atau tampak lemas, segera periksakan ke fasilitas kesehatan dan istirahatkan di rumah hingga benar-benar pulih untuk mencegah penularan.

Terapkan Etika Batuk dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

  • Ajarkan anak untuk menutup mulut dan hidung menggunakan lengan bagian dalam (bukan telapak tangan) saat batuk atau bersin.
  • Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah bermain.
  • Gunakan masker, terutama jika anak mengalami gejala infeksi saluran pernapasan atau berada di kerumunan.
  • Hindari kebiasaan berbagi alat makan, minum, dan perlengkapan kebersihan pribadi.
Mureks