Teknologi

Grab Luncurkan Uji Coba Drone Pengiriman Makanan, Atasi Kendala Geografis di Singapura

Perusahaan teknologi transportasi dan pengiriman, Grab, secara resmi memulai program uji coba pengiriman makanan menggunakan drone di kawasan Tanjong Rhu, Singapura. Inisiatif ini, yang berlangsung selama tiga bulan mulai Januari hingga April 2026, merupakan langkah strategis Grab untuk meningkatkan efisiensi logistik, khususnya dalam mengatasi hambatan geografis seperti Sungai Kallang.

Dalam program percontohan ini, drone difungsikan sebagai penghubung jarak pendek untuk menyeberangi sungai, sementara kurir tetap memegang peran krusial dalam layanan pengantaran awal dan akhir (last mile). Mureks mencatat bahwa uji coba internal ini membatasi jumlah pengiriman harian, dengan maksimal 28 pengiriman menggunakan drone per hari, sebuah indikasi pendekatan terkontrol dalam mengadopsi teknologi mutakhir ini.

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Mengapa Grab Membutuhkan Pengiriman Drone?

Inisiatif inovatif ini muncul sebagai respons terhadap tantangan geografis spesifik di Singapura. Kawasan Tanjong Rhu secara signifikan terpisah oleh Sungai Kallang dari pusat-pusat restoran utama. Akibatnya, pengantar makanan konvensional harus menempuh rute memutar yang jauh, yang secara langsung memakan waktu pengiriman lebih lama dan berpotensi mengurangi kualitas makanan.

Grab berupaya mencari solusi teknologi terbaik untuk memangkas waktu tempuh tersebut. Drone diharapkan dapat berfungsi sebagai ‘jembatan udara’ yang secara efisien menyeberangi sungai. Perusahaan memperkirakan waktu tempuh pulang pergi drone rata-rata hanya delapan menit. Menurut pantauan Mureks, kecepatan ini sangat krusial dalam menjaga kualitas makanan yang diantar, terutama untuk pesanan yang membutuhkan waktu tempuh cepat.

Kolaborasi Strategis dan Skema Operasi Hybrid

Untuk menyukseskan program ambisius ini, Grab menjalin kerja sama erat dengan ST Engineering, sebuah perusahaan yang dikenal dalam pengembangan teknologi drone canggih. Kolaborasi ini memastikan bahwa aspek teknis dan operasional drone berjalan sesuai standar keamanan dan efisiensi yang tinggi.

Uji coba ini dibatasi secara ketat demi kontrol operasional dan evaluasi. Layanan pengiriman drone hanya tersedia bagi pelanggan yang berlokasi di Tanjong Rhu. Pesanan yang dilayani berasal dari restoran-restoran yang berada di area Bugis, Kampong Glam, dan Suntec City, yang merupakan pusat kuliner utama.

Grab merancang sistem pengiriman hybrid yang menempatkan peran manusia dan teknologi secara seimbang. Dalam skema ini, kurir tetap menjadi bagian integral dari proses. Mereka bertanggung jawab untuk membawa pesanan dari restoran ke titik peluncuran drone, yang berlokasi di Republic Avenue. Setelah pesanan siap, drone akan mengambil alih untuk terbang melintasi Sungai Kallang, mengikuti rute penerbangan yang telah disetujui sebelumnya. Setelah drone mendarat di sisi lain, kurir lain akan mengambil alih untuk menyelesaikan pengantaran ke tangan pelanggan.

Mureks