Olahraga

Gol Spektakuler Martin Baturina Selamatkan Como dari Kekalahan Kontra 10 Pemain Bologna

Pertarungan sengit memperebutkan posisi di zona Eropa antara Como dan berakhir tanpa pemenang. Drama terjadi hingga menit akhir di kandang Como, Stadion Giuseppe Sinigaglia, saat gol indah di masa injury time berhasil memaksakan hasil imbang 1-1. Gol tersebut menggagalkan keunggulan Bologna yang harus bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak kedua.

Laga ini mempertemukan dua tim yang tampil mengejutkan musim ini, dengan Como berada di peringkat keenam dan Bologna di posisi kedelapan klasemen sementara. Sejak menit pertama, Bologna langsung menggebrak melalui kerja sama apik antara Remo Freuler dan Niccolò Cambiaghi. Namun, kiper Como, Jean Butez, tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial di garis gawang, menjaga skor tetap kacamata.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Como tidak tinggal diam. Mereka membalas dengan serangkaian serangan yang dimotori oleh Jesus Rodriguez dan Nico Paz, yang terus menguji ketangguhan kiper Bologna, Federico Ravaglia. Meskipun Como tampil lebih dominan dalam penguasaan bola, Bologna justru berhasil mencuri keunggulan di babak kedua.

Cambiaghi Cetak Gol, Lalu Dikartu Merah

Pada menit ke-58, Santiago Castro menjadi inisiator gol Bologna. Ia berhasil merebut bola dari Mergim Vojvoda dan mengirimkan umpan terukur kepada Niccolò Cambiaghi. Penyerang Bologna itu dengan cerdik mengecoh satu bek lawan sebelum melepaskan tembakan yang melewati sela kaki Marc-Oliver Kempf, mengejutkan kiper Butez. Gol ini menjadi yang pertama bagi Cambiaghi sejak Oktober lalu.

Namun, keunggulan Bologna tidak bertahan lama. Situasi berbalik drastis tak lama setelah gol tersebut. Dalam sebuah insiden tanpa bola, Cambiaghi bereaksi berlebihan setelah didorong oleh Ignace van der Brempt. Ia melayangkan sikut ke arah wajah pemain Como tersebut. Setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR), wasit mengubah kartu kuning yang semula diberikan menjadi kartu merah, memaksa Bologna bermain dengan 10 pemain.

Drama VAR dan Tiang Gawang

Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Como semakin gencar menggempur pertahanan Bologna untuk menyamakan kedudukan. Drama kembali terjadi ketika wasit sempat menunjuk titik putih untuk Como setelah Tasos Douvikas terjatuh di kotak penalti. Namun, keputusan krusial itu dibatalkan VAR karena kontak yang terjadi dianggap terlalu minim.

Keberuntungan seolah menjauh dari Como. Tembakan kaki kiri Nico Paz menghantam tiang gawang bagian dalam, dan bola bergulir di sepanjang garis gawang tanpa melewati garis sepenuhnya, membuat pendukung tuan rumah menahan napas.

Sihir Martin Baturina di Menit Akhir

Saat laga tampak akan berakhir dengan kemenangan tipis Bologna, Martin Baturina muncul sebagai pahlawan. Di masa tambahan waktu, pemain asal Kroasia ini menunjukkan magisnya. Ia melewati dua pemain bertahan Bologna, merangsek ke dalam kotak penalti, dan melepaskan tembakan melengkung yang bersarang telak di pojok atas gawang, membuat skor berubah menjadi 1-1.

Gol spektakuler Baturina ini menyelamatkan Como dari kekalahan dan memastikan satu poin di kandang sendiri. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membuat Como tetap berada di jalur persaingan zona Eropa. Sementara itu, catatan Mureks menunjukkan, Bologna kini hanya mengumpulkan dua poin dari enam pertandingan terakhir mereka di Serie A, memperpanjang periode sulit tim asuhan Thiago Motta tersebut.

Mureks