Pemain berdarah Indonesia, Jayden Oosterwolde, kembali menjadi sorotan di kancah sepak bola Eropa setelah golnya memastikan kemenangan Fenerbahce dalam ajang Piala Super Turki 2025. Fenerbahce berhasil menaklukkan rival abadi mereka, Galatasaray, dengan skor akhir 2-0 dalam laga final yang berlangsung sengit.
Pertandingan puncak tersebut digelar di Stadion Ataturk Olympic, Istanbul, pada Sabtu (10/1) malam. Sejak peluit awal dibunyikan, Fenerbahce tampil agresif dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-28 melalui gol gelandang asal Prancis, Matteo Guendouzi, yang memanfaatkan celah di lini pertahanan Galatasaray.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Dominasi Fenerbahce semakin terasa di babak kedua. Hanya berselang tiga menit setelah jeda, Jayden Oosterwolde menggandakan keunggulan timnya. Bek kiri yang memiliki darah Indonesia, Belanda, dan Suriname ini mencetak gol penentu yang mengantarkan Fenerbahce meraih gelar juara Piala Super Turki 2025.
Nama Oosterwolde sendiri tidak asing bagi penggemar sepak bola di Tanah Air. Beberapa tahun silam, ia sempat menjadi perbincangan hangat ketika pelatih Shin Tae Yong berupaya mengajaknya untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20, yang kala itu dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021. Namun, Oosterwolde memilih untuk menolak tawaran tersebut secara halus.
Bagi pemain yang lahir dan besar di Belanda ini, membela tim nasional Belanda merupakan impian utamanya, meskipun ia memiliki garis keturunan Indonesia dan Suriname. “Indonesia dan Suriname pernah menghubungi saya. Bahkan saya sempat menerima pesan Instagram dari asisten pelatih tim nasional Indonesia,” ungkap Oosterwolde kepada ELF Voetbal, seperti yang Mureks merangkum dari berbagai sumber.
Sebelum bersinar bersama Fenerbahce, Oosterwolde mengawali perjalanan kariernya di klub amatir ZAC, sebelum kemudian bergabung dengan Akademi Twente sejak tahun 2012. Kini, namanya kembali mencuat sebagai salah satu pahlawan yang membawa Fenerbahce meraih trofi bergengsi di Turki.





