Gedung RSUD Muara Beliti Nyaris Roboh

Laporan: Eko Mustiawan

MUSI RAWAS-Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Beliti yang berada di Kompleks Perkantoran Agropolitan Center (AC), Kabupaten Musi Rawas (Mura) nyaris roboh dan rusak berat. Tak hanya itu, disekitar bangunan yang tak terawat tersebut ditumbuhi semak belukar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mura, Edi Iswanto melalui Sekretaris, M Nizar kepada Musirawas Ekspres, Senin (24/5) menjelaskan, terbengkalainya bangunan RSUD Muara Beliti dikarenakan kontur tanah yang lunak dan terjadi amblas atau turun dan bangunan jug ikut turun, sehingga dianggap membahayakan.

“Bangun rumah sakit Muara Itu bantun APBN Kementrian untuk Kabupaten Mura, sekarang sudah hibah. Memang sekarang bagian depan itu tidak dimanfaatkan dan kondisinya sudah tebengkalai,” kata M Nizar.

Dikatakannya, rumah sakit tersebut dibangun sekitar tahun 2008 dan 2009 menggunakan dana APBN. Setelah dibangun hanya sekitar tiga tahun beroperasi untuk melayani masyarakat. Menurutnya, kontur tanah lunak atau tanah rawa membuat bangunan rumah sakit tersebut sedikit amblas dan berbahaya.

“Setelah itu dilakukan pengurusan proses hibah. Hanya saja, proses hibah membutuhkan waktu yang cukup lama bahkan dua sampai tiga tahun. Karena anggarannya diatas Rp10 miliar dan langsung ke Kementrian Keuangan,” jelasnya.

Setelah dilakukan hibah ambung dia, maka selanjutnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura akan melakukan renovasi, dan bangunan yang terbengkalai harus dihancurkan lebih dulu. Tapi, untuk menghancurka bangunan tersebut ada proses atau tahapan yang harus dilakukan.

“Karena aset, jadi penghancuran ada prosesnya, dan itu ada tim.
Tim akan meneilai bagian-bagian atau apa yang bisa dijual untuk dilelang yang kemudian hasilnya akan masuk ke kas daerah. Kalau tidak ada, maka langsung kita hancurkan. Selanjutnya kita susun perencanaan untuk renovaai. Tapi kalau kontruksi tanah tidak bagus, maka tidak bisa dilokasi yang sama,” pungkasnya.

Pantauan Musirawas Ekspres, Senin (24/5). Kondisi rumah sakit terlihat pada bagian luar gedung, dimana bangunannya dalam kondisi rusak, semak belukar memenuhi halaman rumah sakit dan bahkan neberapa bagian atapnya tampak terlepas dan jebol. Demikian pula di bagian dalam juga terdapat kerusakan yang terlihat cukup parah.

Tak hanya itu, dimana hampir di setiap ruangan, di beberapa titik plafon jebol dan terlepas dari rangkanya, kaca-kaca di beberapa ruangan juga pecah berantakan dan nyaris di seluruh ruangan juga terlihat kotor dan tak terawat.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.