Olahraga

FIFA Gagas Aturan Offside Baru Ide Arsene Wenger, Berpotensi Berlaku Musim 2026/27

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) tengah menggodok aturan offside baru yang digagas oleh mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger. Aturan ini mengusulkan bahwa seorang pemain baru akan dinyatakan offside jika seluruh bagian tubuhnya berada di depan bek terakhir lawan. Perubahan signifikan ini berpotensi diterapkan paling cepat pada musim kompetisi 2026/2027.

Sejarah aturan offside dalam sepak bola telah mengalami berbagai evolusi. Mulai dari penggunaan Video Assistant Referee (VAR) yang membantu tugas wasit, garis lurus imajiner, hingga ketentuan bahwa beberapa bagian tubuh yang tidak aktif namun berada di depan bek tidak dihukum. Gagasan baru ini diharapkan dapat menyederhanakan interpretasi dan mengurangi kontroversi.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Gianni Infantino Ungkap Tujuan Aturan Baru

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjelaskan tujuan di balik perubahan ini. “Mengenai aturan ini, di masa mendatang, seorang pemain mungkin perlu berada sepenuhnya di depan bek terakhir untuk dianggap offside. Kami juga sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk mencegah penguluran waktu. Penting agar permainan berjalan secara alami,” kata Infantino, seperti dilansir dari Tribuna.

Ide aturan offside yang lebih ketat ini diprakarsai oleh Arsene Wenger, yang sejak tahun 2019 menjabat sebagai Kepala Global Football Development FIFA. Aturan offside memang menjadi salah satu penentu besar dalam sebuah pertandingan, dan tak jarang melahirkan berbagai kontroversi yang memengaruhi hasil laga.

Uji Coba dan Jadwal Pembahasan

Saat ini, aturan baru tersebut sedang dalam tahap uji coba di beberapa kompetisi usia muda. Menurut Mureks, pembahasan lebih lanjut mengenai “aturan offside Wenger” ini akan dilakukan oleh International Football Association Board (IFAB) dan FIFA dalam pertemuan tahunan mereka yang dijadwalkan pada 20 Januari di London.

Jika disetujui, perubahan tersebut dapat mulai berlaku paling cepat pada musim 2026/2027 mendatang. Namun, penerapan ini tentu akan didahului dengan serangkaian evaluasi menyeluruh serta uji coba intensif pada para hakim garis untuk memastikan kelancaran dan keadilan dalam penerapannya.

Mureks