Olahraga

Enam Legenda Arsenal yang Mengakhiri Karier Profesionalnya di Emirates

Mengakhiri karier profesional dengan gantung sepatu di sebuah klub besar merupakan impian banyak pesepak bola. Konsistensi performa hingga usia senja menjadi kunci untuk terus bertahan di tim elite Eropa. Mureks mencatat bahwa, Arsenal menjadi salah satu klub English Premier League (EPL) yang menjadi rumah terakhir bagi sejumlah pemain bintang.

Pada Jumat, 02 Januari 2026, tim redaksi Mureks merangkum enam nama terakhir yang memutuskan pensiun bersama The Gunners, meninggalkan jejak loyalitas dan kontribusi signifikan. Siapa sajakah mereka?

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

1. Petr Cech: Kiper Legendaris yang Mengakhiri Karier di London Utara

Petr Cech, kiper berkebangsaan Republik Ceko, dikenal luas atas prestasinya bersama Chelsea. Namun, pada awal musim 2015/2016, Cech membuat keputusan besar dengan menyeberang ke Arsenal. Selama empat musim membela The Gunners, ia tampil dalam 139 pertandingan dan mencatatkan 54 nirbobol di seluruh ajang.

Cech memutuskan untuk gantung sepatu pada akhir musim 2018/2019, menjadikannya pemain terakhir yang pensiun di Arsenal pada periode tersebut. Setelah pensiun, ia langsung bergabung sebagai staf kepelatihan di mantan klubnya, Chelsea.

2. Per Mertesacker: Bek Jangkung dari Jerman

Per Mertesacker, bek jangkung asal Jerman, menjadikan Arsenal sebagai satu-satunya klub di luar negaranya yang pernah ia bela. Didatangkan dari Werder Bremen pada awal musim 2011/2012, Mertesacker menjadi pilar pertahanan Arsenal selama tujuh musim.

Ia sukses mencatatkan 10 gol dan 4 assist dari 221 pertandingan. Mertesacker memutuskan gantung sepatu pada akhir musim 2017/2018 dan kini menjabat sebagai manajer di tim akademi Arsenal, melanjutkan dedikasinya untuk klub.

3. Mikel Arteta: Dari Gelandang ke Pelatih Kepala

Sebelum menjadi pelatih kepala Arsenal saat ini, Mikel Arteta memiliki karier panjang sebagai pesepak bola profesional, membela klub-klub seperti Paris Saint-Germain, Barcelona, Everton, dan Real Sociedad. Arteta mengakhiri karier bermainnya bersama Arsenal pada akhir musim 2015/2016.

Selama empat musim di Emirates, ia tampil dalam 150 laga dengan torehan 16 gol dan 11 assist. Keputusannya untuk pensiun di Arsenal menjadi awal babak baru dalam kariernya di dunia sepak bola.

4. Jens Lehmann: Kembali untuk Periode Singkat

Jens Lehmann, kiper asal Jerman, sempat melakukan jeda karier selama delapan bulan setelah dilepas VfB Stuttgart. Namun, ia memutuskan untuk kembali ke Arsenal pada Maret 2011, mengulang masa baktinya setelah periode pertama pada 2003—2008.

Pada periode kedua ini, Lehmann hanya bertahan selama empat bulan, bermain hingga akhir musim 2010/2011. Secara total, Lehmann mencatatkan 200 penampilan bersama Arsenal dengan 80 nirbobol, menegaskan perannya sebagai salah satu kiper penting klub.

5. Dennis Bergkamp: Sang Maestro dari Belanda

Dennis Bergkamp diakui sebagai salah satu penyerang terbaik yang pernah membela Arsenal. Bergabung dari Inter Milan pada awal musim 1995/1996, ia menghabiskan 11 tahun masa baktinya di London Utara.

Dengan total 411 penampilan, 115 gol, dan 93 assist, Bergkamp memutuskan pensiun pada akhir musim 2005/2006. Hingga kini, sang maestro masih aktif di dunia sepak bola sebagai asisten pelatih tim U-21 Almere City.

6. Lee Dixon: Simbol Loyalitas di Lini Pertahanan

Lee Dixon merupakan legenda Arsenal yang dikenal atas loyalitas dan konsistensinya di lini pertahanan. Bergabung pada tahun 1988, ia bertahan hingga pensiun pada tahun 2002, menjadikannya contoh langka pemain yang menghabiskan hampir seluruh karier puncaknya bersama satu klub.

Sebagai bek kanan, Dixon menjadi figur penting dalam “Back Four” legendaris Arsenal bersama Tony Adams, Steve Bould, dan Nigel Winterburn. Lini belakang ini terkenal sangat solid dan disiplin, berperan besar dalam kesuksesan Arsenal meraih berbagai gelar, termasuk Liga Inggris, Piala FA, dan Piala Winners UEFA. Keputusannya untuk pensiun bersama Arsenal pada 2002 semakin menegaskan statusnya sebagai legenda klub.

Deretan nama di atas merupakan bukti nyata bahwa dedikasi dan performa konsisten dapat mengantarkan seorang pemain untuk mengakhiri karier di tim besar sekelas Arsenal, meninggalkan warisan yang tak terlupakan bagi para penggemar.

Mureks